Home / Lamongan / Yayasan Al Karim Gelar Seminar Cara Menjadi Guru Yang Dirindui Siswa

Yayasan Al Karim Gelar Seminar Cara Menjadi Guru Yang Dirindui Siswa

Lamongan – Menjadi guru yang selalu dirindukan siswanya, tentu banyak yang mau, iya Khan?. Tapi bagaimana caranya?. Hal ini dikupas secara detail oleh motivator kenamaan M. Hasyim Ashari dalam Seminar yang diadakan Yayasan Al Karim Sugio dengan tema “Menjadi Guru Yang Dirindui Oleh Siswa”, Minggu (02/10/2022).

Menurut H. Sucipto, Ketua yayasan Al Karim Sugio, Acara ini diikuti …. Orang dari unsur guru pengajar SDI Budi Luhur, guru pengajar TPQ dan umum. Kegiatan ini untuk meningkatkan SDM guru pengajar agar lebih profesional di bidangnya.

“Di era yang semakin canggih ini, internet sangatlah mudah untuk diakses oleh semua kalangan, bahkan banyak dari anak-anak pun sudah bisa mengakses internet sendiri tanpa bantuan orang dewasa, menyikapi fenomena tersebut membuat anak-anak ketergantungan dengan gadget khususnya anak-anak yang masih usia dini, sebagian dari mereka menjadi lebih introvert atau tidak mudah bergaul dengan sekitarnya dan hilang semangat untuk belajar dengan gurunya,” ucap H. Sucipto yang juga Wakil Ketua DPD LDII Lamongan ini.

M. Hasyim Ashari merupakan motivator nasional, Penulis buku-buku PT. Penerbit Erlangga dan Founder Masterprima.

Hasyim mengatakan “Pelatihan ini untuk meningkatkan kompetensi dalam mengajar, serta menjadi pribadi yang lebih menarik dan pantas agar murid semakin rindu dengan gurunya”.

“Dengan memberikan pembekalan peningkatan SDM pada guru, membuat guru mempunyai kesemangatan serta kemampuan agar bisa menyayangi siswa-siswinya yang bisa membuat para murid nyaman ketika dengan gurunya, serta selalu merindukan kehadiran gurunya, Sehingga diharapkan bisa meminimalisir ketergantungan pada gadget,” Lanjut Hasyim.

“Jika spiritualnya bagus, alam perasaannya bagus, serta pemikirannya juga bagus maka tindakan yang akan dilakukan orang tersebut akan menjadi bagus pula dan akan menjadi positif,” Tambahnya.

Hasyim berharap agar ilmu yang ia sampaikan bisa di implementasikan setelah pulang dari acara tersebut.

M. Habib, Kepala Sekolah SDI Budi Luhur berharap, pembekalan ini bisa dilaksanakan berkelanjutan, sehingga guru selalu mendapatkan ilmu-ilmu baru dalam menjadi guru yang exspert, yang selalu dirindu oleh para muridnya.

About LDII Lamongan

Check Also

Rukun & Kompak, Masyarakat Desa KendalKemlagi Bantu Pengecoran Masjid LDII

Karanggeneng (14/1) – Masyarakat Desa KendalKemlagi Kecamatan Karanggeneng Kompak bersama-sama membantu pengecoran masjid LDII Muhlishinalahuddin …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *