Maduran (27/1) – Dalam upaya mendukung program pemerintah menurunkan angka stunting melalui pemenuhan gizi keluarga, Wanita LDII Kabupaten Lamongan menggelar kegiatan Pelatihan dan Panen Perdana Budidaya Sayuran Sistem Hidroponik. Acara ini dipusatkan di Pondok Pesantren Sulthon Auliya’ (SAHA), Desa Pangkatrejo, Kecamatan Maduran, pada Minggu (25/01/2026).
Turut hadir Ketua Wanita LDII Kabupaten Lamongan, Hj. Lastri Wahyuingsih, jajaran pengurus Wanita LDII, serta perwakilan TP PKK Kabupaten Lamongan Pokja IV dan Bendahara Wanita LDII Lamongan sekaligus Pengurus GOW Kabupaten Lamongan Bidang Sosial dan Lingkungan Hidup, Hj. Nur Qomariyah.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi kaum perempuan mengenai pentingnya ketahanan pangan mandiri di tingkat rumah tangga. Dengan memanfaatkan sistem hidroponik, keluarga dapat memproduksi sayuran segar dan sehat meskipun di lahan terbatas.

Narasumber ahli, Kartono, S.TP, memberikan bimbingan teknis secara langsung kepada para peserta. Materi pelatihan mencakup seluruh aspek budidaya, mulai dari teknik pembibitan, peracikan nutrisi yang tepat, pemeliharaan tanaman, hingga proses panen dan pengemasan yang higienis.
“Melalui hidroponik, kita bisa menjamin kualitas sayuran yang dikonsumsi keluarga karena bebas dari pestisida kimia berbahaya. Ini merupakan langkah konkret kaum wanita dalam menyediakan asupan gizi berkualitas untuk mencegah stunting pada anak-anak,” ujar salah satu pengurus Wanita LDII di sela kegiatan.
Sementara itu, Ketua Wanita LDII Kabupaten Lamongan, Hj. Lastri Wahyuingsih mendorong pola konsumsi sayuran sehat cegah stunting, terutama untuk anak anak dan ibu hamil.
“Dengan mengkonsumsi sayuran sehat, menjadi salah satu langkah untuk bebas dari stunting,” ucap Lastri.
lebih lanjut Lastri mengajak untuk melakukan Pola konsumsi sayuran sehat dan penerapan sumber pangan sehat di pekarangan rumah. Sehingga Akses terhadap nutrisi penting bagi ibu hamil dan balita.
“Pemanfaatan ruang kosong dirumah untuk menanam sayuran hijau menjadi akses nutrisi penting bagi ibu hamil dan balita menjadi lebih mudah dan terjangkau” ujar Lastri.

Acara ditandai dengan panen perdana sayuran hijau yang tumbuh subur di instalasi hidroponik milik Ponpes SAHA. Para peserta tampak antusias mengikuti praktik langsung cara memanen dan mengemas sayuran agar tetap terjaga kesegarannya.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan peran aktif Wanita LDII Kabupaten Lamongan dalam isu sosial dan kesehatan masyarakat, khususnya dalam menciptakan generasi masa depan yang sehat dan bebas stunting melalui inovasi pertanian modern.























