Lamongan, 21 September 2025 – Sekitar 150 wanita dari empat kecamatan, yaitu Karanggeneng, Kalitengah, Solokuro, dan Karangbinangun, memadati Aula Gedung Dakwah Wali Barokah, Desa Kendalkemlagi, Karanggeneng, Lamongan. Mereka hadir untuk mengikuti seminar kesehatan reproduksi yang diselenggarakan oleh gabungan Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Acara ini bertujuan untuk memberikan edukasi pentingnya menjaga kesehatan organ reproduksi sejak dini.
Para peserta seminar berasal dari berbagai usia, mulai dari remaja SMP hingga wanita dewasa yang sudah menikah. Pemateri utama dalam acara ini adalah If’al Khoiroh Ummah, S.Farm, seorang apoteker dan pengurus Tim Keputrian PC LDII Karanggeneng. Dalam pemaparannya, If’al menekankan bahwa pemahaman tentang organ reproduksi adalah kunci utama untuk menjaga kesehatan. “Wanita LDII harus lebih memahami tentang organ reproduksi agar bisa menjaga kesehatan organ reproduksi sehingga tidak terkena penyakit yang berhubungan dengan organ reproduksi,” ujarnya.

Materi seminar dikemas secara lugas dan mudah dipahami oleh semua kalangan. If’al Khoiroh Ummah memulai dengan pengenalan mendalam tentang organ reproduksi wanita dan fungsinya. Selanjutnya, ia membagikan tips praktis tentang cara menjaga dan merawat kesehatan reproduksi, termasuk pentingnya kebersihan dan pola hidup sehat.
Selain itu, seminar ini juga membahas berbagai gangguan dan penyakit reproduksi yang sering terjadi. Peserta diberi pengetahuan tentang gangguan menstruasi, bahaya penyakit infeksi menular seksual (IMS), serta pentingnya deteksi dini kanker organ reproduksi, seperti kanker serviks dan kanker payudara. Dengan adanya informasi ini, diharapkan para peserta dapat lebih peka terhadap gejala yang muncul dan segera mengambil tindakan pencegahan.
Poin penting lain yang disampaikan adalah pencegahan HIV/AIDS. If’al Khoiroh Ummah secara khusus menyoroti bahaya pergaulan bebas sebagai pemicu utama penularan penyakit mematikan ini. Ia menjelaskan bahwa pergaulan bebas membawa dampak buruk yang tidak hanya merusak fisik, tetapi juga sosial dan mental. Dengan menjauhi perilaku berisiko ini, para wanita diajak untuk menjaga kehormatan diri dan melindungi masa depan mereka.

Seminar ini disambut dengan antusiasme yang tinggi dari para peserta. Banyak dari mereka yang aktif bertanya dan berdiskusi, menunjukkan bahwa topik ini sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari. Dengan adanya kegiatan edukatif seperti ini, LDII berharap dapat melahirkan wanita-wanita yang berilmu, sehat, dan mampu menjadi pribadi yang bermanfaat bagi keluarga serta masyarakat. Acara ini ditutup dengan harapan agar para peserta dapat menyebarkan pengetahuan yang didapat kepada keluarga dan lingkungan sekitar, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas. Abror_Lines karanggeneng























