Maduran (12/10). Dalam rangka memperkuat kemandirian ekonomi pemuda, Pimpinan Cabang (PC) Pemuda LDII dari tiga wilayah, Maduran, Brondong, dan Paciran, menggelar Pelatihan Potong Rambut. Kegiatan ini dilaksanakan secara terpusat di Pondok Pesantren Sulthon Auliya’ (Ponpes SAHA), Desa Pangkatrejo, Kecamatan Maduran, pada Minggu, 12 Oktober 2025.
Puluhan pemuda LDII dari tiga kecamatan tersebut hadir untuk mendapatkan bekal keterampilan praktis. Pelatihan ini menjadi istimewa karena tidak hanya menyajikan materi teoretis, tetapi langsung diisi dengan sesi praktik memotong rambut, dengan menghadirkan ahli cukur profesional. Tujuannya jelas yaitu menghasilkan pemuda yang memiliki skill siap pakai di dunia kerja atau wirausaha.

“Kegiatan ini adalah wujud nyata dari program Tri Sukses LDII, khususnya dalam mencetak generasi penerus yang Mandiri. Kami menyadari bahwa keahlian potong rambut, atau barbering, adalah keterampilan yang permintaannya stabil dan modal awalnya relatif kecil,” ujar Adi Mukhlis sebagai panitia. “Kami sengaja mendatangkan ahlinya agar peserta mendapatkan teknik yang benar dan modern. Harapan kami, setelah pelatihan ini, mereka tidak hanya bisa memotong rambut untuk teman, tetapi bisa membuka usaha sendiri, sehingga dapat menciptakan lapangan kerja.” Lanjutnya.
Pelatihan dimulai dengan penyampaian materi dasar, mulai dari sanitasi alat, pengenalan berbagai jenis style rambut, hingga teknik menggunakan gunting dan clipper. Setelah materi, peserta langsung mempraktikkan teknik tersebut pada model-model yang sudah disiapkan. Suasana praktik penuh antusiasme, dengan peserta saling mengamati dan bertanya kepada instruktur.

Salah satu peserta pelatihan dari golongan pemuda, Arfa, menyampaikan kesan positifnya terhadap kegiatan ini. “Pelatihan ini luar biasa, karena langsung praktik. Kami mendapatkan tips dan trik yang tidak pernah kami ketahui sebelumnya, mulai dari cara memegang gunting yang benar, membuat fading yang halus, sampai cara berinteraksi dengan pelanggan,” kata Arfa.
Kegiatan ini menunjukkan komitmen PC LDII di wilayah Lamongan dalam mendukung kemandirian anggotanya. Diharapkan, keterampilan yang didapat para pemuda ini dapat menjadi bekal untuk berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan ekonomi keluarga dan masyarakat.























