Lamongan (01/06). DPD LDII Lamongan bekerja sama dengan Tilawati Cabang Gresik menggelar Diklat Standarisasi Metode Tilawati Tingkat 1 yang di ikuti oleh ratusan Ustadz dan Ustadzah di bawah naungan LDII. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid An-Namiroh, Sukodadi, Minggu (31/05). Diklat ini diadakan sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur’an, khususnya dalam penerapan Metode Tilawati.
Salah satu pemateri, Ustadz Mahbub Ihsan menyampaikan kegiatan diklat standarisasi ini sangat penting untuk meningkatkan kompetensi para guru Al-Qur’an. Menurutnya, seorang pengajar tidak hanya dituntut memiliki bacaan yang baik dan benar, tetapi juga harus mampu mengelola kelas dengan metode yang tepat agar proses belajar mengajar berjalan optimal.
“Melalui Diklat Standarisasi Metode Tilawati ini, diharapkan kompetensi para guru semakin meningkat, baik dalam kualitas bacaan Al-Qur’an maupun dalam kemampuan mengelola kelas. Dengan demikian, proses pembelajaran dapat berlangsung lebih efektif dan menghasilkan peserta didik yang mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar,” ujar Mahbub Ihsan.

Ia berpesan kepada seluruh peserta agar ilmu yang diperoleh selama diklat tidak berhenti pada saat pelatihan saja, melainkan dapat diterapkan secara konsisten di lingkungan masing-masing. Selain itu, para peserta diharapkan selalu aktif memperdalam ilmu untuk meningkatkan kualitas dalam menyampaikan ilmu yang di miliki dan menjadi agen pendidikan Al-Qur’an di daerahnya.
“Setelah mengikuti diklat standarisasi ini, kami berharap para ustadz dan ustadzah dapat menerapkan metode yang telah diajarkan, menjaga kualitas bacaan sesuai standar Tilawati, serta terus meningkatkan profesionalisme dalam mendidik generasi Qurani,” tambahnya.
Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Mereka mengikuti setiap sesi pelatihan, praktik bacaan, serta simulasi pembelajaran yang dipandu oleh tim pemateri. Melalui kegiatan ini, DPD LDII Lamongan dan Tilawati Cabang Gresik berharap dapat terus berkontribusi dalam mencetak tenaga pendidik Al-Qur’an yang kompeten, profesional, dan berstandar, sehingga mampu melahirkan generasi yang cinta Al-Qur’an dan berakhlakul karimah. (Ubet – LINES Turi)























