Maduran (25/11). Turba serentak Wanita LDII Lamongan, digelar di beberapa titik wilayah Lamongan. Salah satunya dilaksanakan di Aula Baabussalam, Desa Parengan, Kecamatan Maduran pada Minggu (23/11). Kegiatan tersebut mengangkat tema “Optimalisasi Peran Wanita LDII di Rumah dan Organisasi pada Era Modern” dan diikuti oleh ratusan wanita LDII, mulai dari ibu-ibu hingga remaja putri usia 17 tahun ke atas dari PC Maduran, Brondong, dan Paciran yang hadir dengan antusias mengikuti pembinaan.
Turba ini bertujuan memperkuat koordinasi, memberikan pembinaan, serta meningkatkan pemahaman wanita LDII mengenai tugas dan peran mereka, baik di ranah domestik maupun dalam struktur organisasi. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya wanita LDII untuk tetap menjaga diri, memahami batasan, dan berpegang pada nilai-nilai keagamaan di tengah derasnya arus perubahan di era modern.
Ketua PC Wanita LDII Maduran, Hanik Alfi, menegaskan bahwa pembinaan seperti ini dibutuhkan agar wanita LDII memiliki karakter yang lebih kuat dalam menjalankan amanahnya.
“Di era gempuran informasi dan perubahan gaya hidup seperti sekarang, wanita LDII harus mampu menjaga integritas diri, memahami perannya, dan tetap berusaha menjadi wanita salihah baik di rumah maupun dalam organisasi,” ujarnya.
Dalam materi pembinaan, peserta diberikan penjelasan tentang bagaimana menjalankan peran sebagai ibu dan pengatur rumah tangga, mulai dari mendidik anak dengan akhlak yang baik, menciptakan suasana keluarga yang nyaman, hingga menjadi teladan dalam ibadah dan kedisiplinan. Tidak hanya itu, wanita LDII juga diarahkan agar mampu berkontribusi dalam organisasi secara tertib, amanah, serta sesuai tugas masing-masing.
Peserta juga mendapatkan pemahaman tentang tantangan era digital, termasuk pentingnya bijak dalam menggunakan media sosial, selektif terhadap informasi, serta menjaga kehormatan diri agar tidak terpengaruh konten yang dapat merusak akhlak maupun hubungan sosial.

Salah satu peserta, Cicik, menyampaikan kesannya setelah mengikuti kegiatan ini.
“Alhamdulillah, materinya sangat bermanfaat. Banyak hal yang bisa saya terapkan, mulai dari mendidik anak, menjaga diri di era digital, sampai memahami tugas kita di organisasi,” tuturnya.
Kegiatan turba ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah. Para peserta berharap pembinaan seperti ini terus dilaksanakan untuk memperkuat karakter dan peran wanita LDII, sehingga tetap mampu menjalankan amanah rumah tangga maupun organisasi dengan baik di tengah tantangan era modern.























