Home / Dakwah / Peringati HSN, Bupati Lamongan Ajak santri menjaga Martabat Kemanusiaan

Peringati HSN, Bupati Lamongan Ajak santri menjaga Martabat Kemanusiaan

Lamongan (22/10). Ketua DPD LDII bersama dengan, Pemuda LDII, Wanita LDII, Ketua Pondok dan Takmir Masjid mengikuti upacara hari santri di Alun Alun Lamongan. Kegiatan ini untuk memperingati hari Santri nasional (HSN) yang jatuh pada tanggal 22 Oktober. Selain itu upacara ini juga diikuti 30 Pemuda LDII Lamongan.  Turut menjadi inspektur Upacara Bupati Lamongan, DR. H. Yuhronur Efendy, MBA.

Dalam sambutannya, Bupati Lamongan membacakan memo dari Menteri Agama bahwa tercetusnya Resolusi jihad oleh santri dijaman penjajahan melahirkan peristiwa besar untuk memerangi penjajahan ditanah air seperti perang 10 Nopember, Perang di Semarang dan lain lain. “Resolusi jihad dijaman penjajahan menjadi bukti santri berperan aktif untuk memperjuangkan kemerdekaan”.

Hari santri yang diadakan tahun ini lebih meriah dari 2 tahun sebelumnya, karena sudah bebas dari wabah covid-19. “Tema hari santri tahun ini adalah Berdaya Menjaga Martabat Kemanusiaan,” Ucap Yuhronur.

Tema ini memiliki maksud santri dan jajaran selalu ikut berperan aktif dalam tiap fase perjalanan Indonesia. Mulai dari jaman penjajahan, kemerdekaan hingga kini. Santri selalu siap untuk mendarmabaktikan dirinya untuk bangsa dan negara.

Di era sekarang ini, santri terus berperan dalam berbagai pembangunan dan terus bergerak menjadi orang terampil. Bahkan stigma bahwa santri hanya khusus mendalami ilmu agama mengalami perkembangan. Santri dengan segala kemampuan bisa menjadi apa saja. Santri sekarang sudah bisa merambah ke berbagai bidang profesi bahkan pemimpin negara. “Santri juga berperan aktif dalam berbagai bidang seperti Kemanusiaan. ilmu pengetahuan, politik, Sosial, ekonomi dan agama”.

“Peringatan hari santri menjadi momen yang tepat agar semua masyarakat Indonesia merayakan dengan cara napak tilas perjuangan santri menjaga martabat kemanusiaan,” Tutup Yuhronur.

Sementara itu, Ketua Pemuda LDII Lamongan menyampaikan Hari Santri menjadi momen bagi pemuda untuk lebih berjuangan mengisi kemerdekaan diberbagai bidang. Dengan bekal paham ilmu agama dan akhlakul karimah bisa menjadikan nilai plus bagi santri. “Santri memahami ilmu agama dan berakhlakul karimah menjadi dasar untuk merambah ke berbagai bidang profesi,” Ucap Alkhayawan.

Ketua DPD LDII Lamongan, KH Agus Yudi menyampaikan tema hari Santri kali ini selaras dengan target pembinaan generasi muda di LDII untuk berdaya menjaga martabat kemanusiaan. “Alim Faqih, Berakhlakul karimah dan Mandiri adalah target LDII untuk mencetak generasi yang unggul,” Pungkas Agus.

About LDII Lamongan

Check Also

Rukun & Kompak, Masyarakat Desa KendalKemlagi Bantu Pengecoran Masjid LDII

Karanggeneng (14/1) – Masyarakat Desa KendalKemlagi Kecamatan Karanggeneng Kompak bersama-sama membantu pengecoran masjid LDII Muhlishinalahuddin …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *