Babat (18/2). Tiga Pemuda LDII Babat tergabung menjadi pesilat muda dari Persinas ASAD meraih medali dalam Kejuaraan Pencak Silat IPSI Cup Antar Pelajar se-Kabupaten Lamongan 2026 yang berlangsung selama tiga hari, 15–17 Februari 2026, di Sekolah Alam Citra Insani Lamongan.
Ketiga atlet tersebut adalah Mu’azzam Izzal Haq Al-Bana yang turun di kategori Kelas E Putra Pra-Remaja, Refaldi Trio Febrian di Kelas H Putra Remaja, dan Tegar Niswan Anung di Kelas I Putra Remaja. Berdasarkan hasil keputusan dewan hakim di akhir acara, Azam sukses mengamankan gelar Juara 1 (Medali Emas), Tegar juga berhasil meraih Juara 1 (Medali Emas), sementara Refal memberikan kontribusi signifikan dengan menyabet Juara 3 (Medali Perunggu).
Pendamping sekaligus pelatih, Alfa menyatakan pencapaian ini merupakan buah dari disiplin tinggi dan latihan spartan yang dijalani para atlet.
“Kami sangat bersyukur atas hasil maksimal ini. Persiapan kami lakukan secara intensif, mulai dari penguatan fisik, pemantapan teknik bantingan, hingga simulasi tanding untuk mengasah mental di gelanggang. Melihat mereka mampu menerapkan instruksi pelatih dengan tenang di bawah tekanan lawan yang tangguh adalah kebanggaan terbesar bagi kami,” ujar Alfa.

Peraih Medali Emas Kelas E Putra Pra-Remaja, Azam mengaku sempat merasakan ketegangan luar biasa mengingat lawan yang dihadapi merupakan perwakilan terbaik dari sekolah-sekolah di seluruh Kabupaten Lamongan.
“Perasaan saya campur aduk, antara tegang dan semangat karena membawa nama baik Persinas ASAD dan LDII Babat. Namun, berkat motivasi dari pelatih dan doa orang tua, saya bisa fokus di setiap detik pertandingan. Alhamdulillah, medali emas ini saya persembahkan untuk semua yang telah mendukung kami selama latihan,” jelas Azam
Sementara itu, Ketua PC Pemuda LDII Babat, Arif Chusnian mengapresiasi torehan prestasi yang didapatkan oleh anggotanya. Dia berharap agar semangat latihan, rutinitas sebagai pelajar serta memperdalam ilmu agama bisa berjalan beriringan.
“Semoga prestasi dari kawan kita ini menjadi cambuk agar kita fokus dalam menjalani latihan serta tekun untuk mencapai prestasi gemilang,” ucapnya.
Kejuaraan IPSI Cup 2026 ini menjadi bukti nyata efektivitas pembinaan atlet pencak silat yang dilakukan oleh Persinas ASAD di wilayah Babat dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya ahli dalam bela diri, tetapi juga memiliki mental petarung yang sportif. Kesuksesan duo emas dari Azam dan Tegar, serta perunggu dari Reval, diharapkan menjadi pemantik semangat bagi para pelajar lain di bawah naungan LDII untuk terus mengukir prestasi di bidang olahraga, sekaligus menjaga kelestarian budaya pencak silat sebagai warisan luhur bangsa Indonesia di kancah kabupaten hingga nasional. (Zoga – LINES Babat)























