Surabaya (11/9). Universitas Terbuka Surabaya menyelenggarakan kegiatan penandatanganan Perpanjang Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) Walisongo Lamongan, di Kantor UT Surabaya, Jl. Dr. Ir. H. Soekarno No. 559 / No. 567 (MERR), Rungkut, Surabaya pada Rabu (9/9). Kegiatan ini dalam rangka SALUT Walisongo berkolaborasi dengan UT Surabaya sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung keberlanjutan layanan Universitas Terbuka kepada mahasiswa.
Penandatanganan kerja sama tersebut dipimpin langsung oleh Direktur UT Surabaya, Prof. Dr. Suparti, M.Pd. Kerja sama ini menjadi salah satu langkah strategis UT Surabaya dalam memperkuat jaringan layanan pendidikan melalui SALUT Walisongo di Lamongan.
Dalam sambutannya, Direktur UT Surabaya, Prof. Dr. Suparti, M.Pd, menyampaikan bahwa kerjasama dengan SALUT menjadi bagian penting dalam mendukung misi Universitas Terbuka untuk menghadirkan pendidikan tinggi yang terbuka dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Kami berharap SALUT dapat menjadi jembatan yang mendekatkan layanan UT kepada masyarakat. Dengan adanya dukungan dari para mitra, layanan informasi, administrasi, serta pendampingan belajar bagi mahasiswa dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya.
Suparti berharap agar SALUT Walisongo Lamongan semakin bertumbuh dan memberikan manfaat bagi mahasiswa yang berada di Lamongan.
“Semoga SALUT Walisongo semakin maju dan semakin melesat kedepannya,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala SALUT Walisongo, Alkhayawan Nurhuda, S.Pd.I., M.Pd. menyampaikan bahwa Universitas Terbuka (UT) merupakan Universitas Negeri berbasis online dan kehadiran SALUT atau Sentra Layanan Universitas Terbuka adalah mitra resmi UT yang berperan dalam memberikan layanan informasi, administrasi, serta pendampingan kepada mahasiswa.
“Melalui kerja sama ini, semoga SALUT Walisongo Lamongan dapat turut berperan aktif dalam memperluas jangkauan layanan pendidikan tinggi serta membantu masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan tanpa terkendala oleh jarak, waktu, maupun pekerjaan,” ucap Alkhayawan.
Alkhayawan menambahkan mahasiswa Universitas Terbuka SALUT Walisongo saat ini lebih dari 100 mahasiswa yang tersebar di Lamongan dan kota lain seperti Jombang, Bojonegoro, Pasuruan, Gresik, Mojokerto dan Surabaya karena adanya sistem online. Mereka memilih berkuliah di UT karena fleksibilitas waktu dan tidak ada kendala jarak, waktu maupun pekerjaan. Bahkan ada kuliah singkat dengan waktu pembelajaran 1,5 tahun dengan sistem Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL)
“Beberapa mahasiswa memilih berkuliah di UT SALUT Walisongo karena UT merupakan universitas negeri berbasis online dan kemudahan yang didapatkan seperti waktu kuliah yang fleksibel, bahkan bisa dilakukan oleh profesional sesuai bidang pekerjaannya. Ada kuliah singkat dengan waktu pembelajaran 1,5 tahun dengan sistem Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL),” jelas Alkhayawan.

Sementara itu, Alumni UT SALUT Walisongo, Fatwamati memberikan apresiasi atas dukungan, bimbingan dan pelayanan UT SALUT Walisongo yang responsif dan memudahkan proses pendidikan selama meraih gelar S1 sehingga mendapatkan hasil yang memuaskan.
“Alhamdulillah, UT SALUT Walisongo ini dukungan, bimbingan dan pelayanan responsif. Bahkan ketika wisuda saya juga diantar langsung oleh pengurusnya,” ungkap Fatmawati.
Bagi yang berminat untuk berkuliah yang fleksibel waktu tanpa ada kendala kendala jarak, waktu maupun pekerjaan, Silahkan menghubungi
Via Online +62 896-0440-2405 (Pendaftaran terbuka terus)
atau langsung datang ke kantor UT SALUT Walisongo Lamongan, Jl. Raya Sugio – Lamongan, RT. 002/RW. 001, Desa Sugio, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.






















