Lamongan (23/12). Wanita LDII Lamongan ikuti gelaran fashion show yang dilaksanakan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Lamongan bekerjasama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekrenasda) kabupaten Lamongan dalam rangka peringatan Hari Ibu ke-97. Kegiatan ini diadakan di Aula Gadjah Mada Gedung Pemkab Lantai 7 pada hari Selasa (23/12).
Tiga kader Wanita LDII Lamongan yakni Tri Lestyorini, Nency Candra Octavia dan Rike Andriati Tri Wulan Ayu tampil dengan percaya diri dipanggung acara.
Dalam sambutan, Ketua GOW Lamongan Cana Antyanta menuturkan peran perempuan sebagai ibu tidak hanya sebatas ranah domestrik, tapi sebagai pendidik utama bagi anak anak dan agen perubahan di masyarakat.
“Di Hari Ibu ini. mari jadikan momentun untuk perempuan tetap berdaya. walaupun memiliki peran utama sebagai ibu dan pendidik anak, perempuan tidak boleh berhenti produktif dan berkarya dalam bentuk apapun,” ucap Cana.
Cana menambahkan salah satu bentuk aktualisasi perempuan dengan berkolaborasi, berorganisasi dan mengikuti kegiatan yang bermanfaat seperti lomba fashion show kebaya dengan menggunakan Wastra Asli Lamongan ini.
“Melalui fashion show ini, kami ingin menunjukan perempuan bisa berdaya, aktif, percaya diri sekaligus berkarya dalam melestarikan budaya lokal,” ujar Cana.

Sementara itu, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Lamongan, Anis Kartikawati Yuhronur Efendi menyampaikan lomba fashion show digelar sebagai bentuk upaya mengapresiasi peran perempuan dan mendukung karya perempuan. Lomba ini diwajibkan memakai kebaya yang dipadu dengan wastra khas Lamongan yang menjadi bentuk ajakan melestarikan dan menghargai pakaian tradisional.
“Momentum Hari Ibu kali ini dikemas melalui lomba fashion show, tujuannya adalah mengapresiasi perempuan, meningkatkan kreativitas, kepercayaan diri, dan meningkatkan rasa bangga akan wastra nusantara, serta mempererat silaturahmi,” ucap Anis.

Hal senada disampaikan oleh Ketua Wanita LDII Lamongan, Lastri Wahyuningsih. Lastri berpendapat wanita dapat mengaktualisasikan diri sesuai bidang yang digeluti. Selain berperan dalam keluarga, perempuan juga memiliki kontribusi penting sebagai agen perubahan, penggerak ekonomi, penjaga nilai sosial, serta pemimpin di berbagai bidang. Salah satu bentuk aktualisasi dan apresiasi ini dengan adanya gelaran fashion show.
“Peran strategis perempuan sangat berpengaruh dalam menentukan generasi emas 2045, oleh karena itu kami mengajak agar semua perempuan meningkatkan nilai diri dengan terus belajar dan bergerak,” ungkap Lastri.
Lastri mengungkapkan adanya fashion show kebaya menggunakan wastra khas Lamongan ini sebagai bagian dalam memperkenalkan kepada generasi muda dan melestarikan budaya lokal
“Fashion Show kebaya ini menjadi upaya kita dalam memperkenalkan kebudayaan asli Lamongan,” ucap Lastri.























