Sugio (30/9). Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kecamatan Sugio menggelar lomba memasak antar-Pimpinan Anak Cabang (PAC) di Aula Serbaguna Yayasan Al-Karim, Rabu (30/9). Kegiatan yang diikuti 17 kelompok dari PAC se-Kecamatan Sugio ini bertujuan mempererat kerukunan, meningkatkan kekompakan, serta memperkuat tali silaturahmi antarwarga LDII.
Lomba memasak tersebut mengusung menu ayam bakar bumbu merah dan urap sayur. Selain menjadi ajang kreativitas dalam mengolah makanan, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan semangat kerja sama dan melestarikan kuliner khas Indonesia agar tetap dikenal oleh generasi mendatang.

Kegiatan dibuka secara langsung oleh Wakil Ketua PC LDII Kecamatan Sugio, Nur Rochim. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan kekompakan, baik selama perlombaan maupun dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui kegiatan ini, harapannya ibu-ibu bisa saling bekerja sama dengan baik serta menerapkan kerukunan dan kekompakan. Sifat-sifat tersebut merupakan akhlakul karimah yang harus dimiliki oleh setiap orang yang beriman,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para peserta agar menjunjung tinggi sportivitas dan tidak menjadikan hasil perlombaan sebagai alasan untuk saling merendahkan.
“Siapa pun pemenangnya, jangan sampai ada ejekan atau perkataan yang tidak mengenakkan. Tujuan kita bukan sekadar beradu ketangguhan, melainkan untuk mempererat persaudaraan sesama warga LDII,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Ketua Wanita LDII Kecamatan Sugio, Nur Qomariah, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari warga. Hal ini terlihat dari jumlah kehadiran yang mencapai sekitar 400 orang.

Untuk menambah semangat peserta, panitia menyediakan hadiah berupa uang tunai bagi enam kelompok terbaik, yakni juara pertama, kedua, dan ketiga, serta juara harapan pertama, kedua, dan ketiga. Hadiah tersebut dapat dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan masing-masing PAC.
“Untuk menambah semangat peserta, kami juga memberikan hadiah uang tunai bagi para juara, mulai dari juara pertama hingga juara ketiga, serta juara harapan pertama sampai ketiga. Uang tunai ini bisa dialokasikan untuk kebutuhan masing-masing PAC,” jelas Nur Qomariah.
Suasana meriah dan penuh keakraban mewarnai jalannya perlombaan. Aroma masakan yang menggugah selera berpadu dengan canda tawa para peserta, menciptakan suasana kebersamaan di Aula Serbaguna Yayasan Al-Karim.
Setelah seluruh masakan selesai dinilai oleh dewan juri, para peserta dipersilakan menikmati hidangan bersama. Panitia juga menyediakan latar foto bagi peserta untuk mengabadikan momen kebersamaan sebagai kenang-kenangan.
Salah satu peserta, Nurul, mengaku senang dapat kembali mengikuti kegiatan yang rutin diselenggarakan setiap tahun tersebut. Ia juga menceritakan pencapaian PAC LDII Desa Bulus dalam perlombaan memasak.
“Alhamdulillah, acaranya seru. Setiap tahun selalu diadakan oleh pengurus dan panitia. Tahun lalu, PAC LDII Desa Bulus mendapat juara pertama, sedangkan pada 2026 ini meraih juara kedua. Harapannya, tahun depan acara seperti ini diadakan lagi,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, PC LDII Kecamatan Sugio berupaya memperkuat nilai-nilai kerukunan, kekompakan, dan gotong royong di kalangan warga. Lomba memasak tersebut tidak hanya menjadi ajang kreativitas kuliner, tetapi juga wadah untuk mempererat silaturahmi antar-PAC dan menumbuhkan semangat kekeluargaan. Dengan demikian, kebersamaan yang terjalin diharapkan dapat terus diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat maupun berorganisasi.






















