Lamongan (7/10). Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mendorong Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Lamongan menjadi motor penggerak ekonomi sekaligus ruang mencetak pemimpin masa depan, bukan sekadar organisasi formalitas. Pesan tersebut disampaikan dalam Pelantikan DPD KNPI Lamongan oleh DPD KNPI Provinsi Jawa Timur serta pelantikan Pengurus Kecamatan (PK) KNPI se-Kabupaten Lamongan periode 2026–2029, Rabu (7/10/2026), di Pendopo Lokatantra.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menegaskan, pemerintah daerah memandang KNPI sebagai mitra strategis dalam memperkuat peran pemuda sekaligus mempersiapkan calon-calon pemimpin masa depan.
Menurut Bupati yang akrab disapa Pak Yes itu, KNPI harus mampu menjadi ruang kolaborasi, pembelajaran, sekaligus pengembangan kapasitas generasi muda Lamongan.
“Kami berharap kehadiran KNPI menjadi ruang untuk terus bersinergi sebagai mitra pemerintah. Kami berkomitmen agar KNPI terus berkembang, hidup, dan menjadi pusat pembelajaran bersama bagi para pemuda,” tutur Pak Yes.
Pemerintah Kabupaten Lamongan, lanjutnya, juga telah menyiapkan Gedung KNPI sebagai ruang bagi pemuda untuk mengembangkan kreativitas, kapasitas, serta berbagai kegiatan kepemudaan.
Namun, fasilitas tentu tidak cukup jika tidak diikuti keberanian melahirkan gagasan dan kerja nyata.
Pemkab Lamongan telah memiliki sejumlah program prioritas yang menyasar generasi muda, antara lain Young Entrepreneur Success, Lamongan Nyantri, dan Lamongan Generasi Emas. Program tersebut diharapkan dapat diintegrasikan dengan gerakan KNPI sehingga organisasi kepemudaan tidak berjalan sendiri, melainkan menjadi bagian dari ekosistem pembangunan daerah.

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah mengajak generasi muda yang tergabung dalam Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) menjadi penggerak Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
“KDKMP adalah lokomotif ekonomi berbadan usaha koperasi milik desa. Saya sangat berharap anak-anak muda menjadi motor penggerak,” katanya saat menghadiri pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) KNPI Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Rabu.
Ia menjelaskan KDKMP diarahkan untuk mengembangkan potensi ekonomi desa, bukan sekadar menjalankan usaha skala kecil.
Untuk itu, Farida meminta KNPI memetakan potensi usaha dan rantai pasok lokal. Pemerintah pusat, kata dia, siap mendukung melalui fasilitasi permodalan dan kemudahan akses.
“Kami berharap pertumbuhan ekonomi delapan persen bisa diwujudkan di setiap desa dan perannya diambil oleh para pemuda, termasuk yang ada di Lamongan,” ujarnya.
Ia menambahkan Indonesia tengah memasuki masa bonus demografi dengan penduduk usia produktif sekitar 60-70 persen dari total populasi.
“Potensi tersebut perlu dimanfaatkan melalui inovasi, kreativitas, dan kepemimpinan generasi muda,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPD KNPI Lamongan yang baru dilantik, Imam Fadeli menegaskan komitmen menggerakkan 15 Organisasi Kepemudaan (OKP) aktif serta kepengurusan di 27 kecamatan.
Menurut Imam, pelantikan yang merupakan hasil Musyawarah DPD KNPI Lamongan pada 23 September 2026 tersebut menjadi momentum kebangkitan dan kemandirian pemuda Lamongan.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremoni pengukuhan kepengurusan, tetapi menjadi momentum memperkuat komitmen pemuda untuk bersatu, berkarya, berkolaborasi, serta mendorong lahirnya generasi Lamongan yang mandiri, berintegritas, dan berdaya saing,” tegas Imam.

Ketua Pemuda LDII Lamongan, Alkhayawan Nurhuda menyambut baik kolaborasi antar OKP se kabupaten Lamongan lewat wadah DPD KNPI Lamongan dan PK KNPI se-Kabupaten Lamongan. Menurutnya pelantikan KNPI ini menjadi momentum untuk duduk bersama dan menghasilkan buah pikiran untuk kemajuan Lamongan.
“Semoga dengan wadah KNPI Lamongan ini, Seluruh pemuda di Lamongan solid, beregerak bersama dan memberikan manfaat yang nyata untuk masyarakat secara umum,” jelas Alkhayawan.
Alkhayawan berkomitmen mendukung langkah strategis DPD KNPI Lamongan untuk menggerakan Pengurus Kecamatan se-kabupaten Lamongan, terutama dikepengurus PK di 27 kecamatan.
“Pemuda LDII Lamongan siap untuk berkontribusi dan berkolaborasi dalam wadah besar KNPI,” tutup Alkhayawan.
Diakhir sesi, Alkhayawan Nurhuda menerima kartu anggota koperasi desa murah putih bersama dengan empat anggota DPD KNPI Lamongan.






















