Babat (26/3). Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kecamatan Babat menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah dalam menjaga stabilitas dan kerukunan warga. Penegasan ini mengemuka saat jajaran pengurus LDII menghadiri undangan Halal Bihalal 1447 H yang digelar Pemerintah Kecamatan Babat di Pendopo Graha Adhi Karya Praja, Kamis (26/3).
Ketua PC LDII Babat, M. Sumarlin Putra, hadir didampingi Wakil Ketua PC LDII Babat, H. Muh. Saifudin Sidiq, duduk bersama unsur Forkopimcam serta pimpinan organisasi keagamaan lainnya. Pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk menyelaraskan program dakwah dengan kebijakan pembangunan di wilayah Kecamatan Babat.

Camat Babat, Noman Kresna Martha Sena, S.STP., M.Si., dalam sambutannya mengapresiasi peran aktif organisasi kemasyarakatan (ormas) keagamaan dalam menjaga kondusivitas wilayah, terutama pasca-perayaan Idul Fitri.
“Stabilitas di Kecamatan Babat ini adalah hasil kerja keras kolektif. Kami di pemerintahan sangat terbantu dengan peran tokoh agama dan ormas seperti LDII yang aktif membina umat hingga tingkat akar rumput. Mari kita pertahankan komunikasi yang cair ini demi pelayanan masyarakat yang lebih baik,” ujar Noman Kresna.
Merespons hal tersebut, Ketua PC LDII Babat, M. Sumarlin Putra, menyatakan bahwa kehadiran LDII dalam forum ini merupakan bentuk ketaatan organisasi terhadap pemerintah sekaligus upaya mempererat ukhuwah islamiyah.
“LDII selalu memegang prinsip di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Kami ingin memastikan bahwa setiap kegiatan dakwah LDII di Babat selalu selaras dengan visi pemerintah kecamatan. Halal bihalal ini adalah jembatan komunikasi agar tidak ada sekat antara ulama, umara (pemerintah), dan aparat keamanan,” tegas M. Sumarlin.

Senada dengan itu, Wakil Ketua PC LDII Babat, H. Muh. Saifudin Sidiq, menambahkan bahwa koordinasi lintas sektoral ini sangat krusial dalam mengawal isu-isu sosial hingga ke tingkat desa.
“Kami menginstruksikan kepada seluruh jajaran pengurus di tingkat desa agar terus proaktif berkomunikasi dengan Kepala Desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas. Jika komunikasinya sudah akrab di tingkat kecamatan seperti ini, maka urusan koordinasi di tingkat bawah pun akan lebih mudah,” tambahnya.
Acara yang berlangsung khidmat sejak pukul 08.30 WIB ini dihadiri oleh puluhan pemangku kepentingan, mulai dari Kapolsek Babat, Danramil Babat, pimpinan RSUD Karangkembang, hingga jajaran kepala sekolah dan tokoh agama dari NU serta Muhammadiyah. Pertemuan ditutup dengan sesi ramah tamah dan komitmen bersama untuk menjaga wilayah Babat tetap aman dan kondusif. (Zoga – LINES Babat)






















