Lamongan (7/11). Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) Walisongo Lamongan yang berlokasi di Kecamatan Sugio, membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk program kuliah Universitas Terbuka (UT). Pendaftaran dibuka bagi jalur reguler Non-RPL untuk lulusan SMA/SMK yang memulai studi dari awal, serta jalur RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau) bagi calon mahasiswa yang memiliki pengalaman kerja atau pendidikan nonformal yang relevan.
Kepala SALUT Walisongo Lamongan, Alkhayawan Nurhuda, menjelaskan bahwa Universitas Terbuka merupakan perguruan tinggi negeri yang didesain untuk menghadirkan pendidikan tinggi yang inklusif dan fleksibel. “UT memiliki keunggulan kuliah fleksibel yang bisa diikuti kapan saja dan di mana saja. Selain itu, biaya kuliah terjangkau, akreditasinya nasional dan internasional, serta tidak ada batasan usia bagi siapa pun yang ingin menempuh pendidikan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa sistem perkuliahan online memberikan kesempatan kepada masyarakat dari berbagai domisili untuk tetap dapat kuliah tanpa harus datang ke kampus secara rutin.

Lebih lanjut, Alkhayawan menjelaskan bahwa SALUT Walisongo Lamongan hadir untuk mendukung mahasiswa dalam proses perkuliahan agar lebih mudah dan terarah. “Di SALUT Walisongo Lamongan, mahasiswa bisa mendapatkan bimbingan akademik, mengikuti tutorial, diskusi, hingga memanfaatkan fasilitas internet gratis. Kami ingin menciptakan ruang belajar yang nyaman agar mahasiswa semakin semangat dalam menempuh perkuliahan,” jelasnya.
Salah satu mahasiswa SALUT Walisongo Lamongan, Fahmi Ubaidillah, yang berdomisili di Kecamatan Turi dan bekerja sebagai staff notaris, mengaku terbantu dengan sistem perkuliahan yang fleksibel. Saat ini ia sedang menempuh Program Studi Ilmu Hukum semester 5. “Alhamdulillah, perkuliahan di UT fleksibel sehingga bisa saya lakukan sepulang bekerja. Kuliah dan pekerjaan bisa berjalan beriringan,” ungkap Fahmi.

Cerita lain datang dari Puguh Zakaria, mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam semester 1 asal Desa Baturono, Kecamatan Sukodadi, yang juga bekerja sebagai sales marketing. Dengan latar belakang pendidikan pondok pesantren, ia ingin melanjutkan cita-citanya menjadi guru agama. “Saya mendapatkan inspirasi untuk kembali kuliah karena sistem UT yang fleksibel. Saya ingin menjadi guru agama dan membagikan ilmu yang saya miliki kepada generasi berikutnya,” tutur Puguh.
Masyarakat yang berminat dapat memperoleh informasi lebih lanjut melalui
akun Instagram @ut_lamongan.walisongo,
menghubungi nomor 0896 044 02405,
atau datang langsung ke kantor SALUT Walisongo yang beralamat di Jl. Raya Sugio RT 02/RW 01, Desa Sugio, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, 62256.























