Lamongan (31/8). Rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di TPQ Baitul Jannah, Desa Parengan, Kecamatan Maduran, Kabupaten Lamongan, ditutup dengan acara puncak yang unik dan edukatif. Setelah menggelar berbagai lomba selama tiga hari, kegiatan ditutup pada Sabtu, (30/8), dengan acara Bermain, Cerita, dan Menyanyi (BCM) serta pembagian hadiah, di mana permainan “Tangga Berkarakter” menjadi sorotan utama.
Selama dua hari sebelumnya, Selasa hingga Kamis, 26-28 Agustus 2025, puluhan siswa TPQ dari usia PAUD, TK, dan SD telah berpartisipasi dalam aneka lomba yang menguji ketangkasan dan kekompakan. Lomba yang digelar antara lain menanam dan memanen bola, bola terong, tiup gelas, bendera hijaiyah, bendera berkarakter, makan kerupuk, estafet air, dan panjat pisang. Semua lomba ini berjalan meriah dan penuh semangat.
Puncak acara pada hari Sabtu menjadi momen yang paling dinantikan. Selain pembagian hadiah, TPQ Baitul Jannah memperkenalkan permainan “Tangga Berkarakter” sebagai sarana menanamkan nilai-nilai luhur, khususnya 4 Maqodirullah yang merupakan bagian dari 29 Karakter LDII. Permainan ini mengadopsi konsep ular tangga, namun dengan sentuhan edukatif.

Izzah Elisa Putri, salah satu guru TPQ Baitul Jannah, menjelaskan cara kerja permainan ini. “Aturannya sederhana, saat mendapatkan nikmat seperti mendapatkan angka berapapun dari melempar dadu, siswa wajib mengucapkan syukur (Alhamdulillah). Jika bisa menjawab pertanyaan terkait doa, surat, atau asmaul husna dan bisa mempraktikkan simulasi dari 29 karakter, mereka mendapat poin tambahan. Sebaliknya, saat mendapatkan musibah seperti terkena ular dan harus turun, mereka harus mengucapkan istirja’,” tuturnya. Ia menambahkan bahwa permainan ini bertujuan agar para siswa terbiasa bersyukur saat mendapat kebaikan dan mengucapkan istirja’ saat menghadapi musibah, sehingga nilai-nilai tersebut tertanam kuat dalam diri mereka.
Ketua TPQ Baitul Jannah, Ali Usman, menyampaikan apresiasi atas kreativitas para guru dan antusiasme para siswa. “Kami ingin pendidikan di TPQ tidak hanya berfokus pada hafalan, tetapi juga praktik. Permainan Tangga Berkarakter ini adalah bukti bahwa mendidik akhlak bisa dilakukan dengan cara yang menyenangkan,” ujarnya. Ia berharap kegiatan ini dapat membentuk generasi yang tidak hanya mahir membaca Al-Qur’an, tetapi juga memiliki karakter luhur yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara.

Acara BCM dan pembagian hadiah ini mengakhiri rangkaian kegiatan perayaan kemerdekaan di TPQ Baitul Jannah dengan kesan yang mendalam, menunjukkan komitmen lembaga dalam mencetak generasi muda yang berakhlakul karimah, Alim-Faqih, dan Mandiri, serta berjiwa nasionalis. (Suci dan Tiara-Lines Maduran)























