Babat (1/8). PC LDII Babat menggelar Seminar Sarimbit dengan mengusung tema “Bersama di Dunia Bersatu dalam Surga”pada Minggu, 26 Juli 2026, bertempat di Masjid Baitul Firdaus, Kebalandono, Babat, Lamongan. Seminar ini menjadi sarana pembinaan bagi pasangan suami istri agar mampu membangun keluarga yang harmonis, tangguh, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.
Kegiatan menghadirkan narasumber dr. Rio Azadi, Sp.PD dan Sovia Sahid, M.Psi., Psikolog, yang menyampaikan materi “Sehidup Sesurga – Level 1”. Materi tersebut mengupas berbagai tantangan rumah tangga di era modern, mulai dari pentingnya memahami tujuan pernikahan, membangun komunikasi yang sehat, mengelola konflik, hingga memperkuat hubungan emosional suami istri di tengah kesibukan dan perkembangan teknologi.
Dalam paparannya, narasumber menekankan bahwa pernikahan bukan hanya bertujuan memperoleh kebahagiaan di dunia, tetapi juga merupakan jalan ibadah untuk meraih ridha Allah SWT dan kebahagiaan di akhirat. Oleh karena itu, setiap pasangan diharapkan mampu menjalankan hak dan kewajibannya dengan penuh tanggung jawab, saling menghormati, serta menjadikan komunikasi yang baik sebagai fondasi utama dalam membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.
Ketua PC LDII Babat, Bapak Sumarlin, menyampaikan bahwa pembinaan keluarga merupakan salah satu program penting LDII dalam mencetak keluarga yang berkualitas dan melahirkan generasi penerus yang berakhlak mulia.
“Keluarga adalah madrasah pertama bagi anak-anak. Oleh karena itu, keharmonisan rumah tangga harus dibangun di atas fondasi keimanan, komunikasi yang baik, serta saling memahami hak dan kewajiban sebagai suami dan istri. Melalui Seminar Sarimbit ini, kami berharap setiap pasangan dapat menguatkan komitmen dalam membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah, sehingga mampu melahirkan generasi profesional religius yang berakhlakul karimah.”
Ia juga berharap kegiatan pembinaan keluarga dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan agar manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat.
“Kami berharap ilmu yang diperoleh hari ini tidak berhenti di ruang seminar, tetapi benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan keluarga yang harmonis dan penuh keberkahan, insyaallah akan lahir masyarakat yang rukun, produktif, serta memberikan manfaat bagi lingkungan, bangsa, dan negara.”
Sementara itu, Penasehat PC LDII Babat, Bapak H. Ach. Anas, ST, mengapresiasi terselenggaranya Seminar Sarimbit sebagai bentuk nyata pembinaan keluarga yang menjadi salah satu pilar penting dalam membangun masyarakat.
“Ketahanan keluarga merupakan pondasi utama dalam membangun masyarakat yang baik. Oleh karena itu, pembinaan terhadap pasangan suami istri perlu dilakukan secara berkelanjutan agar tercipta keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah, serta mampu melahirkan generasi yang berakhlakul karimah. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan sehingga memberikan manfaat yang luas bagi warga,” ucap Bapak H. Ach. Anas, ST,
Di kesempatan yang sama, Ketua Pelaksana Seminar, Ibu Maridartuti, A.md.Keb, mengungkapkan rasa syukur atas antusiasme peserta yang mengikuti kegiatan sejak awal hingga akhir.
“Melalui Seminar Sarimbit ini, kami berharap setiap pasangan suami istri semakin memahami tujuan pernikahan sebagai ibadah kepada Allah SWT. Semoga ilmu yang diperoleh hari ini dapat menjadi bekal untuk membangun keluarga yang harmonis, saling menguatkan, dan bersama-sama meraih ridha Allah hingga dipertemukan kembali di surga.”

Salah satu peserta pasangan suami istri Keluarga Dani Irawan mengaku memperoleh banyak wawasan baru yang dapat diterapkan dalam kehidupan keluarganya.
“Materi yang disampaikan sangat relevan dengan kehidupan rumah tangga saat ini. Kami diingatkan bahwa komunikasi yang baik, saling menghargai, dan memahami peran masing-masing merupakan kunci menjaga keharmonisan keluarga. Insyaallah ilmu yang kami peroleh akan kami terapkan dalam kehidupan sehari-hari.”
Seminar Sarimbit “Sehidup Sesurga” menjadi wujud komitmen PC LDII Babat dalam memberikan pembinaan berkelanjutan bagi keluarga. Melalui kegiatan ini, diharapkan setiap pasangan suami istri mampu menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari sehingga terwujud keluarga yang harmonis, penuh keberkahan, dan menjadi fondasi lahirnya generasi penerus yang profesional religius serta berakhlakul karimah.























