Lamongan (18/7). LDII Lamongan mengikuti kegiatan Bhineka Friendly Match yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Lamongan pada Jumat (17/7) di Stadion Surajaya Lamongan. Kegiatan ini diikuti oleh ulama, umara, serta organisasi kemasyarakatan (ormas) dalam rangka mempererat tali silaturahmi, membangun kebersamaan, serta memperkuat sinergi seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Lamongan.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendy menyampaikan bahwa Bhineka Friendly Match bukan sekadar pertandingan olahraga, tetapi menjadi media mempererat komunikasi, memperkuat persaudaraan, dan membangun kolaborasi antarunsur pemerintah, ulama, serta organisasi kemasyarakatan.
“Dengan kebersamaan yang terus terjalin, diharapkan pembangunan di Kabupaten Lamongan dapat berjalan semakin baik dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat,” ucap YES.
Sementara itu, Ketua DPD LDII Lamongan, KH Agus Yudi menjelaskan dengan olahraga akan menjadi media agar hubungan harmonis antara ulama, pemerintah, dan seluruh komponen masyarakat dapat terus terjaga demi mendukung terciptanya Kabupaten Lamongan yang aman, damai, dan kondusif.
“Olahraga khususnya sepakbola dalam kegiatan Bhineka Friendly Match menjadi media perekat untuk menjaga hubungan harmonis antar lembaga di Lamongan,” ucap Agus.
Menurutnya, kebersamaan bisa terjalin dengan kegiatan yang santai, membangun dan olahraga. Sepakbola menjadi pilihan yang tepat, terutama dimomen piala dunia 2026 ini.
“Sepertinya, ini momen yang tepat untuk menggunakan olahraga sepakbola untuk memperkerat silaturahim antar lembaga, khususnya bertepatan dengan Piala Dunia 2026,” terang Agus.
Agus berharap agar suasana kondusif, aman dan damai tercipta di Lamongan, terutama hubunga harmonis antar pemerintah, Ulama, tokoh masyarakat dan seluruh komponen masyarakat.
“Kami berharap agar hubungan antar lembaga di kabupaten Lamongan ini terus harmonis. Kami di LDII Lamongan siap berkolaborasi untuk meraih Lamongan yang maju, aman, kondusif dan damai,” tutup Agus.






















