Karanggeneng (21/8). PC Pemuda LDII Karanggeneng menggelar Seminar Pengenalan Profesi bertajuk “Mau Jadi Apa Kamu?” di Gedung Dakwah Walibarokah, Kendalkemlagi, Kecamatan Karanggeneng, Lamongan, Minggu (16/8/2026). Seminar tersebut berkaitan dengan pengenalan profesi Aparatur Sipil Negara (ASN), sekolah kedinasan, serta pentingnya mempersiapkan diri sejak dini untuk menghadapi masa depan. Materi tersebut disampaikan oleh Kartono.
Dalam penyampaiannya, Kartono memberikan gambaran kepada peserta mengenai dunia kerja, khususnya profesi ASN, sekaligus berbagi pengalaman dalam menjalankan tugas sebagai penyuluh pertanian.
“Sebagai ASN kita dituntut untuk profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, untuk pekerjaan saya sebagai Penyuluh Pertanian – BPP Kecamatan Kalitengah yakni memberikan penyuluhan, praktek lapangan dan bertemu langsung dengan petani,” ucap Kartono.

Kartono yang juga menjadi Wakil Sekretaris DPD LDII Lamongan menjelaskan bahwa menjadi ASN merupakan salah satu pilihan profesi yang dapat dipertimbangkan generasi muda. Namun, untuk mencapai profesi tersebut diperlukan persiapan, kompetensi, serta kesungguhan dalam menempuh pendidikan dan mengembangkan kemampuan diri.
“Untuk menjadi seorang ASN diperlukan persiapan, kompetensi dan kesungguhan dalam menempuh pendidikan dan pengembangan diri,” ucapnya.
Dalam materi tersebut, peserta dikenalkan dengan ASN yang terdiri atas Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Keduanya memiliki peran dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta mendukung penyelenggaraan pemerintahan.
“ASN dan PPPK ini saling melengkapi dalam bidang pekerjaanya,” ujarnya.

Selain membahas profesi ASN, seminar juga memberikan wawasan mengenai sekolah kedinasan sebagai salah satu pilihan pendidikan bagi generasi muda. Peserta dikenalkan dengan berbagai jalur pendidikan yang berkaitan dengan kementerian maupun lembaga pemerintah.
“Ada beberapa pilihan sekolah kedinasan yang bisa dijadikan pilihan pendidikan seperti STAN, STIS, STMKG, IPDN dan lain sebagainya,” terang Kartono.
Dalam pemaparannya, Kartono menekankan bahwa generasi muda perlu mengenali potensi, minat, dan kemampuan diri sebelum menentukan pilihan pendidikan maupun profesi. Pilihan masa depan sebaiknya tidak hanya didasarkan pada ikut-ikutan, tetapi melalui pertimbangan yang matang dan persiapan sejak dini.
“Mengetahui minat dan bakat diri penting dilakukan agar kelak tidak bingung dalam menentukan masa depan,” tegas Kartono.
Peserta juga diajak untuk meningkatkan berbagai kemampuan yang dibutuhkan di dunia kerja, seperti kemampuan akademik, komunikasi, penguasaan teknologi, kedisiplinan, tanggung jawab, serta integritas. Menurut Kartono, persiapan menghadapi masa depan tidak dapat dilakukan secara instan. Generasi muda perlu memanfaatkan masa pendidikan untuk memperbanyak ilmu, pengalaman, serta keterampilan yang dapat menjadi bekal ketika memasuki dunia kerja.
“Memiliki arah tujuan dan cita cita yang jelas akan memberikan kita energi untuk berjuang,” ucap Kartono.
Kegiatan pengajian tersebut diharapkan dapat memberikan wawasan baru bagi PC Pemuda LDII Karanggeneng dalam menentukan arah pendidikan dan karier. Selain mengejar profesi, generasi muda juga didorong untuk memiliki karakter yang baik serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
Melalui materi “Mau Jadi Apa Kamu?”, peserta diajak untuk mulai memikirkan cita-cita dan pilihan masa depan sejak sekarang. Dengan persiapan yang matang, generasi muda diharapkan mampu menjadi sumber daya manusia yang berilmu, kompeten, berintegritas, dan siap berkontribusi bagi masyarakat serta bangsa.























