Home / Lamongan / Jelang Ramadhan 1443 H, Wanita LDII Karanggeneng Adakan Cooking Class Kue Lebaran

Jelang Ramadhan 1443 H, Wanita LDII Karanggeneng Adakan Cooking Class Kue Lebaran

Lamongan – Ramadhan 1443 H tinggal menghitung hari, tentunya setelah puasa ramadhan umat Islam akan merayakan hari raya idul Fitri atau lebaran yang diramaikan dengan silaturahim dan berkunjung ke rumah famili dan sanak saudara. Yang biasanya tidak ketinggalan yang harus tersedianya di meja tamu kue khas lebaran.

Peluang ini ditangkap Wanita LDII Karanggeneng dengan mengadakan Cooking Class Kue lebaran bagi wanita LDII usia remaja pada hari Minggu (20/3/2022) bertempat di Rumah Bu Tri Winarti, salah satu pengisi materi.

20 orang wanita LDII Karanggeneng turut ambil bagian dalam pelatihan kue lebaran ini. Untuk tahap pertama pelatihan membuat kue kacang, kastangel dan kue sagu. Acara yang berlangsung dengan serius ini dimulai jam 09.00 sampai 13.00 WIB. Dalam pelatihan ini peserta yang relatif usianya masih remaja ini diajari mulai dari mencampur bahan baku, mencetak, mengoven dan sampai pengemasan.

Menurut Fitri, salah satu pemateri menyampaikan “Kue lebaran ini sangat menjanjikan, karena kue lebaran ini suguhan wajib saat lebaran dan ditunggu-tunggu. Saat menjelang lebaran permintaan pasar sangat tinggi bahkan mencapai 200% daripada hari-hari biasa. Maka ini menjadi peluang usaha yang menjanjikan dengan keuntungan yang lumayan”.

“saya setiap tahun juga menjual kue lebaran, mulai tahun 2007 sampai sekarang, walaupun sempat vacum tahun 2010,” ungkap Fitri.

“Bahkan keuntungannya mencapai 40-50% loh, karena lebaran banyak peminatnya,” lanjut Fitri.

Tri Winarti menambahkan “agar produk kue lebaran bagus dan tahan lama, maka harus menggunakan bahan yang berkualitas. Kualitas harus kita jaga agar pelanggan tidak kecewa. Selain itu kue yang dihasilkan aman untuk dikonsumsi dan tidak membahayakan kesehatan konsumen”.

“Untuk menarik minat pembeli, kemasan produk harus menarik ya. Karena tampilan produk atau kemasan sangat penting meningkatkan citra produk. Agar kue lebaran cantik bisa memakai toples beranekaragam. Jangan lupa diberi merk ya!,” Lanjut mbak Tri, panggilan akrabnya.

“Karena pembeli kita itu bermacam-macam, maka harus disesuaikan dengan permintaan pasar. Maka harus ada diversifikasi produk untuk berbagai kalangan dengan harga yang variatif,” pesannya.

Tri Winarti memberi semangat pada generasi muda “Kalau bisa perempuan itu harus mandiri, harus punya skill, diantaranya ya buat kue seperti ini. Harus berusaha untuk mencari uang sendiri, Membantu perekonomian keluarga”.

“Jika ingin berbisnis yang bisa dijalankan dari rumah ya bisa mencoba bisnis kue kering seperti ini. Karena nggak perlu repot-repot bolak balik jualan di lapak atau toko. Buatnya bisa dirumah dan bisa dijual secara online melalui media sosial,”Kata Tri.

Menurut Danti, salah satu pengurus wanita LDII menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu pelatihan Kemandirian untuk remaja putri. Ada juga tata rias, tata busana, pemasaran online dan banyak lagi, sekitar ada 16 jenis ketrampilan yang bisa menjadi pilihan remaja putri LDII.

 

 

About LDII Lamongan

Check Also

Safari Ramadhan di Masjid LDII, Sekcam Kalitengah Sampaikan Pentingnya Toleransi Beragama

PC LDII Kecamatan Kalitengah menjadi tuan rumah safari Ramadhan ke-3 Kecamatan Kalitengah pada hari Kamis …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *