Lamongan (31/1). Kelompok Pengajian Ibadah Haji (KPIH) Walisongo dibawah naungan DPD LDII Lamongan memberikan bimbingan haji bagi Calon Jemaah Haji (CJH) 2026 di masjid An Nur Lamongan pada hari Sabtu dan Minggu, 31 Januari 2026 dan 1 Februari 2026. Sebanyak 55 orang mengikuti bimbingan dan akan berangkat ibadah haji ditahun 2026 ini.
Turut Hadir dalam kegiatan ini Anggota DPR-RI Komisi VI, H Ahmad Labib, DPRD Lamongan, H Ujik Silvian Effendi beserta rombongan.
Dalam sambutannya, Anggota DPR-RI Komisi VI, H Ahmad Labib menyampaikan penyelengaraan haji tahun ini lebih baik karena akan lebih tertib dan pemerintah Arab Saudi memberlakukan kebijakan yang ketat, sehingga tidak ada jamaah haji diluar kuota.
“Dengan pelaksaan haji tahun ini yang ketat, kenyamanan peserta haji akan lebih diperhatikan,” ucap Labib.

Pria yang juga menjabat sebagai Bendahara Lembaga Haji dan Umroh Pimpinan Pusat Muhammadiyah juga mengatakan bahwa pemerintah Arab Saudi memberikan satu wilayah sebagai perkampungan Haji Indonesia yang berada didekat Masjidil Haram. Ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memberikan pelayanan yang baik dan berintegrasi.
“Untuk peserta haji, akan diberikan perkampungan Haji Indonesia yang berada dekat dengan Masjidil Haram,” terang Labib.
Labib titip doa kepada calon peserta haji agar tetap menjadi wakil rakyat yang amanah diberikan kesehatan, keselamatan dan dilindungi dari segala kealpaan yang bisa menimbulkan musibah.
“Untuk CJH 2026 dari Lamongan, kami supaya didoakan menjadi wakil rakyat yang amanah,” ucap Labib.
Sementara itu, Ketua DPD LDII Lamongan, KH Agus Yudi mengajak para jemaah untuk selalu bersyukur atas kesempatan menunaikan ibadah haji. Karena setelah menunggu 14 tahun bisa berangkat menunaikan ibadah Haji di tanah suci Makkah.
“Setelah menunggu 14 tahun lamanya, akhirnya bisa menunaikan ibadah haji ditahun 2026 ini,” ucap Agus.

Agus menambahkan agar CJH 2026 mempersiapkan fisik dan rohani. Ibadah haji ini membutuhkan fisik yang prima dalam prosesinya dan mempersiapkan hati serta keilmuan agar mengetahui rukun wajib dan sunah ibadah haji.
“Supaya ibadah haji ini dipersiapkan dengan baik, dari sisi fisik, rohani maupun keilmuan terkait haji,” jelas Agus.
Agus berpesan agar Jemaah Haji 2026 mentaati peraturan yang berlaku, baik dari pemerintah Indonesia maupun pemerintah Arab Saudi. Selalu menjaga budi luhur, nama baik LDII dan Lamongan dengan cara menerapkan 6 Tabiat Luhur Warga LDII yaitu yaitu, jujur, amanah, kerja keras tapi hemat, rukun, kompak, kerjasama yang baik dengan semua pihak.
“Saya juga menitipkan Doa, semoga LDII Lamongan dan masyarakat lamongan diberikan Allah kelancaran dan keberkahan,” tutup Agus Yudi.























