Maduran (26/8). Perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Baabussalam, Desa Parengan, Kecamatan Maduran, Lamongan, digelar dengan pendekatan unik. PAC LDII Parengan memadukan lomba-lomba tradisional 17-an dengan penanaman nilai-nilai 29 Karakter Luhur LDII.
Acara yang berlangsung selama dua hari penuh, pada 25-26 Agustus 2025 ini diikuti oleh siswa TPQ dari jenjang PAUD, TK, hingga SD. Berbagai lomba tradisional digelar dengan konsep unik yang mengintegrasikan pembentukan karakter.

Menurut Hanik, salah satu guru di TPQ Babussalam, perayaan ini memiliki makna mendalam. “Kami ingin menanamkan semangat cinta tanah air sekaligus mengajarkan anak-anak untuk mempraktikkan langsung 29 Karakter LDII,” ujarnya. “Misalnya, di estafet air, mereka belajar tentang kerjasama yang baik dan pantang menyerah. Ini adalah cara kami mendidik generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlakul karimah.”
Lomba-lomba seperti makan kerupuk, estafet air, pindah karet, bakiak kardus, dan memindahkan air dengan spons dirancang khusus untuk tidak hanya menghibur, tetapi juga tentang bagaimana mengaplikasikan ajaran karakter dalam setiap tindakan, diantaranya melatih kerjasama yang baik, kejujuran, dan sportivitas.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Hamzaid, Ketua PAC LDII Parengan. Ia menilai bahwa TPQ Baabussalam telah berhasil menyinergikan pendidikan agama dengan wawasan kebangsaan dan pendidikan karakter. “Dengan mengintegrasikan 29 karakter dalam lomba 17-an, mereka telah membuktikan bahwa generasi kami adalah bagian integral dari bangsa yang akan terus berjuang untuk kemajuan,” tuturnya.
Perayaan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kemerdekaan dapat ditanamkan sejak dini melalui cara-cara yang kreatif dan edukatif, membentuk karakter generus yang tangguh dan memiliki jiwa nasionalisme yang kuat.






















