Babat (18/12). Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, menggelar rapat koordinasi lintas sektor di Kantor Kecamatan Babat pada hari Rabu (17/12). Rapat ini menjadi ruang konsolidasi bersama seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan kesiapan pengamanan serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Babat.
Sejumlah unsur hadir dalam rapat tersebut, mulai dari Forkopimcam Babat, jajaran TNI dan Polri, pemerintah desa, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, pengurus gereja, perwakilan perguruan, hingga tenaga kesehatan. Di antara peserta, PC LDII Babat menjadi salah satu organisasi kemasyarakatan yang aktif menyampaikan komitmen mendukung pengamanan akhir tahun.
Rapat diawali dengan pemaparan situasi wilayah serta potensi kerawanan yang perlu diantisipasi selama momentum Natal dan Tahun Baru. Meningkatnya mobilitas masyarakat, aktivitas ibadah, serta kepadatan arus lalu lintas menjadi perhatian bersama yang membutuhkan koordinasi lintas sektor secara berkelanjutan.
Ketua PC LDII Babat, Moch. Sumarlin Putra, menyampaikan bahwa LDII memandang pengamanan Natal dan Tahun Baru sebagai tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Organisasi kemasyarakatan memiliki peran penting dalam menjaga ketertiban lingkungan dan memperkuat kerukunan sosial. “Kami siap ikut menjaga kamtimbmas bersama dengan berbagai elemen masyarakat terutama dimomen Nataru,” ucap Sumarlin.
Sumarlin menegaskan kesiapan PC LDII Babat untuk menggerakkan warganya mendukung upaya pemerintah dan aparat keamanan. Pendekatan dilakukan melalui pembinaan internal, penyampaian imbauan kepada warga , serta penguatan nilai toleransi dan kebersamaan di tengah masyarakat. “Untuk warga LDII terutama pemuda dan pemudi, kami menghimbau agar ikut kegiatan positif seperti pengajian, bazar dan lain sebagainya untuk menghindari kegiatan negatif dimomen tahun baru,” ujar Sumarlin.
Ia menilai forum koordinasi lintas sektor penting untuk membangun komunikasi efektif antarinstansi dan organisasi kemasyarakatan. Dengan komunikasi terbuka, potensi kesalahpahaman di lapangan dapat diminimalkan.

Komitmen PC LDII Babat mendapat apresiasi dari Camat Babat, Nomad Kresna Martha Sena, S.STP., M.Si. Menurutnya, keterlibatan aktif organisasi kemasyarakatan, termasuk LDII, menjadi kekuatan penting dalam menjaga kondusivitas wilayah, khususnya pada momentum hari besar keagamaan.
“Pemerintah kecamatan tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, organisasi kemasyarakatan, dan tokoh agama perlu terus diperkuat,” ucap Nomad.
Kapolsek Babat, Kompol Chakim Amrullah, menjelaskan Polri telah menyiapkan skema pengamanan melalui Operasi Lilin Semeru 2025. Operasi ini akan difokuskan pada pengamanan rumah ibadah, pusat keramaian, jalur lalu lintas, serta titik-titik rawan gangguan keamanan dan kecelakaan.
Chakim menambahkan, dukungan masyarakat dan organisasi kemasyarakatan sangat dibutuhkan dalam pelaksanaan operasi. Ia berharap LDII dan ormas lainnya dapat menjadi mitra strategis kepolisian dalam menyampaikan imbauan keamanan dan ketertiban.
Hal senada disampaikan perwakilan TNI, Kapten Slamet, yang memastikan kesiapan jajaran TNI bersinergi dengan Polri dan pemerintah daerah dalam menjaga keamanan wilayah Babat melalui patroli gabungan dan penguatan pengamanan di titik-titik tertentu.
Selain aspek keamanan, rapat koordinasi ini juga membahas kesiapan pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan pengelola rumah ibadah. Kesiapan layanan kesehatan menjadi perhatian mengingat potensi meningkatnya aktivitas masyarakat selama perayaan akhir tahun.
Melalui rapat koordinasi lintas sektor ini, PC LDII Babat menegaskan perannya sebagai mitra aktif pemerintah dan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas wilayah. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu menciptakan perayaan Natal dan Tahun Baru yang aman, tertib, dan berlangsung dalam suasana toleransi di Kecamatan Babat. (Yudi-LINES Babat)























