Babat (1/8). Pimpinan Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia (PC LDII) Kecamatan Babat menghadiri undangan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak dengan tema “Cegah Perkawinan Anak” yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) di Pendopo Adhi Karya Praja Babat, Kamis (30/7).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Babat, Ketua TP PKK Kecamatan Babat beserta jajaran pengurus, Koordinator Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Kecamatan Babat, serta berbagai unsur masyarakat yang berperan dalam perlindungan dan pemenuhan hak anak.
Kehadiran LDII Babat dalam forum ini diwakili oleh Dewan Penasihat LDII Babat, KH. Yayik Prayitno, S.H., dan Wakil Ketua PC LDII Babat, H. Muh. Saifudin Sidiq. Kehadiran tersebut menjadi wujud komitmen nyata organisasi dalam mendukung program pemerintah untuk menekan angka perkawinan anak serta melindungi hak-hak tumbuh kembang generasi muda di wilayah setempat.
Camat Babat, Noman Kresna Martha Sena, S.STP., M.Si., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi tersebut. Menurutnya, edukasi mengenai pencegahan kekerasan terhadap anak dan perkawinan anak sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, masyarakat semakin memahami pentingnya melindungi anak dari berbagai bentuk kekerasan dan mencegah terjadinya perkawinan anak demi terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” ungkap Camat Babat.

Sementara itu, Direktur Aliansi Perempuan Lamongan (APeL), Anis Su’adah, S.Ag., yang hadir sebagai pemateri, memaparkan pentingnya perlindungan anak, pencegahan perundungan, dan pencegahan pernikahan anak di Kabupaten Lamongan.
“Perlindungan terhadap perempuan dan anak bukan sekadar urusan administratif, melainkan panggilan kemanusiaan yang membutuhkan strategi komprehensif, mulai dari pencegahan perkawinan anak hingga penanganan akar permasalahan kekerasan secara tuntas. Kami mengajak setiap peserta di sini untuk tidak sekadar menjadi pendengar, melainkan bertransformasi menjadi kader dan penggerak moral di akar rumput, yang senantiasa hadir merawat, melindungi, dan memastikan masa depan generasi bangsa tumbuh dalam rasa aman, kehormatan, dan keadilan,” ujar Anis.
Wakil Ketua PC LDII Babat, H. Muh. Saifudin Sidiq, turut menyatakan dukungan penuh terhadap program pencegahan kekerasan terhadap anak yang diinisiasikan oleh Pemerintah Kabupaten Lamongan.
“Dukungan penuh kami berikan kepada pemerintah dalam mengampanyekan pencegahan kekerasan dan perkawinan anak. Melalui pembinaan yang ada di LDII Babat, kami secara konsisten menjalankan program pendidikan karakter dan pembekalan bagi generasi muda agar fokus menuntut ilmu serta menggapai cita-citanya di usia muda. Kami juga mengimbau kepada para orang tua dan anak-anak untuk bersama-sama mengawal masa depan generus LDII agar kelak menjadi sosok yang profesional religius, memiliki kematangan fisik maupun mental, dan siap membangun keluarga yang harmonis di usia yang tepat,” pungkasnya. (Zoga – LINES Babat)























