Pucuk ( 8/8 ). Ratusan warga LDII menghadiri pengajian gabungan dua kecamatan, yakni Kecamatan Sukodadi dan Kecamatan Pucuk. Kegiatan ini sebagai bentuk pembinaan keagamaan bagi anggota organisasi baik dalam bentuk ceramah ataupun kajian Al Quran dan dilaksanakan pada Rabu (29/7) di Masjid Al Ulya Nurdin Desa Ngambeg Kecamatan Pucuk.
Ketua PC LDII Pucuk, Rudi Haryanto S.H menghimbau kepada warga LDII jangan sampai terpapar dengan faham Agnostisisme yang saat ini diperangi oleh para ulama. Majelis Ulama Indonesia pun melarang Agnostisisme berkembang di Indonesia. Agnostisisme adalah faham yang menganggap keberadaan Tuhan itu tidak di ketahui atau belum bisa di buktikan oleh akal manusia.
“Jangan sampai warga LDII ada yang percaya atau mempunyai kefahaman Agnostisisme karena itu perbuatan yang salah dan dilarang oleh Agama bahkan tidak di benarkan oleh Majelis Ulama Indonesia,” jelas Rudi.
Tidak hanya itu, dalam isi ceramahnya beliau menyampaikan himbauan agar menghindari Pinjaman Online (Pinjol) dan Judi Online (Judol) karena itu semua adalah perbuatan yang berdosa dan mengakibatkan kerugian untuk dirinya beserta keluarga.
“Kami juga menghimbau agar jangan sampai ada yang terjerat atau melakukan transaksi pinjol atau judol karena akan bisa menjadikan kerugian finansial untuk dirinya yang mengakibatkan tekanan atau gangguan mental sehingga bisa menghancurkan atau merusak hubungan dalam keluarganya,” tambah Rudi.
Oleh karena itu dibutuhkan rasa kesadaran, saling mengingatkan dan saling membantu kepada sesama agar tidak sampai saudara kita terjerat pinjol maupun judol.( Surono-LINES Sukodadi )























