Karanggeneng (15/9). PC LDII Karanggeneng mengajak masyarakat untuk semakin peduli terhadap kesehatan melalui kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digelar di Gedung Dakwah Wali Kendalkemlagi, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan pada Minggu (13/9).
Ketua PC LDII Kecamatan Karanggeneng, Mustofa, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada tenaga kesehatan yang telah berperan dalam pelaksanaan CKG bagi warga LDII. Menurutnya, pemeriksaan kesehatan menjadi salah satu langkah penting untuk mengetahui kondisi kesehatan masyarakat sejak dini.
“Kami mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada tenaga kesehatan yang telah melaksanakan CKG. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi warga,” ujar Mustofa.
Ia juga mengajak warga LDII untuk lebih memperhatikan pola hidup sehari-hari, terutama dalam memilih makanan. Menurutnya, menjaga kesehatan tidak hanya dilakukan ketika mengalami sakit, tetapi juga melalui upaya pencegahan.
Mustofa mengingatkan warga agar menghindari makanan yang kurang sehat dan menjaga pola makan. Hal tersebut dinilai penting mengingat saat ini berbagai penyakit banyak ditemukan di masyarakat.
“Pola hidup sehat dimulai dari apa yang dimakan, supaya menjaga pola makandan menghindari junk food,” ucap Mustofa.
Sementara itu, mewakili tim tenaga kesehatan Puskesmas Karanggeneng, Mantri menjelaskan bahwa CKG merupakan program pemerintah yang ditujukan untuk seluruh masyarakat Indonesia. Program tersebut bertujuan membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya melalui pemeriksaan dasar.
“Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan sejumlah pemeriksaan, di antaranya pengukuran tinggi badan, berat badan, tekanan darah, serta kadar gula darah,” ucapnya.

Mantri menjelaskan, salah satu kondisi yang banyak ditemukan saat ini adalah obesitas yang dapat berkaitan dengan pola makan berlebihan. Selain itu, gangguan kesehatan mata juga menjadi perhatian seiring tingginya penggunaan telepon seluler, komputer, dan perangkat digital lainnya.
“Pemeriksaan kadar gula darah juga dilakukan karena kondisi tersebut dapat dipengaruhi oleh faktor genetik maupun pola hidup yang kurang sehat,” ucap Mantri
Ia menegaskan bahwa CKG berbeda dengan pengobatan. CKG merupakan pemeriksaan untuk mengetahui kondisi kesehatan dan mendeteksi kemungkinan adanya masalah kesehatan, bukan layanan pengobatan.
“Kalau dalam pemeriksaan ditemukan adanya masalah kesehatan, selanjutnya dapat ditindaklanjuti sesuai kondisi dan kebutuhan peserta,” jelasnya.
Kegiatan CKG di Gedung Dakwah Wali Kendalkemlagi tersebut diikuti 254 peserta dari target sebanyak 300 orang. Pelaksanaan kegiatan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin dan menerapkan pola hidup sehat.























