Babat (30/12). Pemuda LDII Lamongan melaksanakan kegiatan turun ke bawah (turba) berupa sharing dan monitoring pembinaan generasi muda di Masjid Baitul Al Firdaus, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Sabtu (27/12). Kegiatan ini bertujuan untuk meninjau serta memperkuat pelaksanaan pembinaan serta sinergi pemuda dan pemudi di wilayah Babat. Kegiatan tersebut diikuti oleh unsur pembina, tokoh agama, serta perwakilan PAC Pemuda LDII se-Kecamatan Babat. Turut hadir jajaran pengurus PC LDII Babat serta petugas turba Pemuda LDII Kabupaten Lamongan.
Dalam kegiatan ini, Pemuda LDII Lamongan memfasilitasi forum sharing pembinaan generasi muda yang memberikan ruang dialog antara pembina dan peserta. Materi sharing menitikberatkan pada penguatan karakter generasi muda, peran strategis pemuda dan pemudi dalam kehidupan organisasi dan masyarakat, serta pentingnya kesinambungan pembinaan yang terarah.
Selain sesi sharing, kegiatan ini juga diisi dengan monitoring pembinaan yang disampaikan oleh H. M. Pahala Cahaya, S.Pd.I., dan Nurul Firdaus, S.Pd., M.M. Monitoring tersebut membahas perkembangan pelaksanaan pembinaan generasi muda di wilayah Babat, sekaligus memberikan evaluasi serta penguatan program agar berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Pemateri monitoring pembinaan, H. M. Pahala Cahaya, S.Pd.I., menyampaikan bahwa pembinaan generasi muda perlu dilakukan secara terarah dan disertai evaluasi yang berkesinambungan agar hasilnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Pembinaan generasi muda tidak cukup hanya dengan rutinitas kegiatan, tetapi perlu monitoring dan evaluasi yang berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan pembinaan berjalan sesuai arah dan tujuan,” ujar Cahaya.
Sementara itu, Nurul Firdaus, S.Pd., M.M., menekankan pentingnya sinergi antara pembina, pengurus, dan generasi muda dalam menjalankan program pembinaan.
“Sinergi yang baik akan sangat menentukan keberhasilan pembinaan. Dengan komunikasi yang terbuka dan evaluasi rutin, pembinaan generasi muda dapat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan,” tutur Firdaus.

Ketua PC LDII Babat, Sumarlin, mengapresiasi kegiatan turba dan monitoring yang dilaksanakan oleh DPW LDII. Menurutnya, kegiatan ini memberikan masukan yang konstruktif bagi peningkatan kualitas pembinaan generasi muda di wilayah Babat.
“Kami menyambut baik kegiatan monitoring ini karena memberikan arahan dan penguatan bagi pembinaan generasi muda di Babat. Hasil monitoring ini akan menjadi bahan evaluasi bersama untuk menyempurnakan program pembinaan ke depan,” ucap Sumarlin.
Melalui kegiatan turba, sharing, dan monitoring ini, Pemuda LDII Lamongan berharap komunikasi dan koordinasi antara pembina, pengurus, dan generasi muda dapat terus diperkuat. Dengan pembinaan yang konsisten dan terarah, generasi muda LDII di wilayah Babat diharapkan mampu tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, mandiri, dan siap berkontribusi positif di tengah masyarakat.























