Lamongan (28/12). Prestasi membanggakan ditorehkan oleh SMP Islam Budi Luhur Sugio Lamongan. Meski baru berdiri selama dua tahun setengah, sekolah ini berhasil meraih akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-S/M).
Kepala Sekolah SMP Islam Budi Luhur Sugio Lamongan, Addin Arrosy, mengungkapkan pencapaian tersebut bukanlah kebetulan, melainkan hasil penerapan konsisten terhadap empat pilar utama dalam Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan (IASP). “Sejak awal berdiri, kami berkomitmen untuk menghadirkan pendidikan yang terbaik untuk peserta didik, salah satunya yakni kami konsisten menerapkan Empat Pilar Utama dalam Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan (IASP),” jelas Addin.

Pertama, Mutu Lulusan dan Karakter Siswa. Menurut Addin, sekolah tidak hanya fokus pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter islami, disiplin, dan berakhlak mulia. Hal ini menjadi fondasi penting agar lulusan tidak sekadar pintar, tetapi juga berintegritas. “Sejak awal kurikulum SMP Islam Budi Luhur Sugio Lamongan telah terintegrasi dengan kurikulum pondok, sehingga adab dan kegiatan sehari hari selalu bertemakan islami,” ucap Addin.
Kedua, Mutu Proses Pembelajaran. Guru di SMP Islam Budi Luhur dituntut kreatif dalam mengajar. Tidak hanya berceramah, mereka melibatkan siswa secara aktif serta memanfaatkan media digital yang relevan. Dengan demikian, pembelajaran terasa hidup dan sesuai dengan perkembangan zaman. “Para Guru SMP Islam Budi Luhur Sugio Lamongan memberikan nuansa berbeda untuk memberikan pengajaran, baik dengan sentuhan teknologi maupun dengan metode lain,” ucap Addin.

Ketiga, Mutu Guru (Pendidik). Sekolah menugaskan guru-guru yang kompeten sesuai bidangnya. Selain itu, kepala sekolah mendorong pengembangan diri melalui workshop dan pelatihan, sehingga kualitas pengajaran terus meningkat. “Secara aktif, kami mendorong tenaga pengajar SMP Islam Budi Luhur Sugio Lamongan untuk selalu mengupgrade diri, baik lewat pelatihan maupun workshop,” ungkap Addin.
Keempat, Manajemen Sekolah yang Transparan. Visi dan misi sekolah dijalankan dengan keterbukaan, menjalin kerja sama erat dengan masyarakat dan wali murid. Lebih dari itu, SMP Islam Budi Luhur terhubung secara kurikulum dengan Pondok Pesantren Al-Karim Sugio Lamongan. Hampir seluruh siswanya tinggal di pondok dengan konsep boarding school, sehingga pendidikan akademik dan spiritual berjalan seimbang. “Salah satu tujuan sekolah SMP Islam Budi Luhur Sugio Lamongan dibentuk adalah agar menciptakan insan yang memiliki trisukses, yakni memiliki budi pekerti yang luhur, memiliki paham agama dan mandiri. Kesemuanya itu terintegrasi dengan baik didalam kurikulum sekolah maupun pondok,” tutup Addin.
Dengan strategi tersebut, SMP Islam Budi Luhur Sugio Lamongan membuktikan bahwa usia muda bukan halangan untuk meraih mutu terbaik. Akreditasi A menjadi bukti nyata komitmen sekolah dalam mencetak generasi unggul berkarakter.

Addin berharap dengan capaian tersebut dapat menjadikan keluarga besar SMP Islam Budi Luhur Sugio Lamongan lebih semangat, kompak dan berprestasi.
“Alhamdulillah dengan strategi tersebut, kami dapat diakui dan mendapatkan Akreditasi A, Semoga dengan hal ini bisa memacu keluarga besar SMP Islam Budi Luhur Sugio Lamongan untuk lebih baik dan berprestasi lagi,” ucap Addin.























