Babat (30/6). PC Wanita LDII Babat menggelar kegiatan Beauty Skill Training for Teens bertema “Dari Hobi ke Peluang Kerja” pada Minggu, 28 Juni 2026, pukul 08.00–12.00 WIB, bertempat di Masjid Baitul Firdaus Amanah Insani, Desa Kebalandono, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan. Kegiatan ini diikuti puluhan remaja putri sebagai bagian dari program pembinaan keterampilan dan pengembangan karakter generasi muda.
Pelatihan menghadirkan Siska Fitria, Makeup Artist (MUA) asal Tuban, sebagai pemateri. Dalam kesempatan tersebut, peserta memperoleh materi mengenai teknik makeup wisuda tanpa mencukur alis, pemilihan produk kosmetik sesuai jenis kulit, cara mengembangkan hobi menjadi keterampilan yang bernilai, hingga peluang menjadikan kemampuan makeup sebagai profesi maupun usaha.
Tidak hanya menyampaikan teori, Siska Fitria juga mendemonstrasikan teknik merias wajah secara langsung di hadapan seluruh peserta. Langkah demi langkah dijelaskan secara rinci, mulai dari persiapan kulit, penggunaan foundation, teknik membentuk alis tanpa mencukur, hingga penyelesaian makeup wisuda yang natural dan elegan. Demonstrasi tersebut memudahkan peserta memahami setiap tahapan sebelum mempraktikkannya sendiri.
Usai sesi demonstrasi, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk mempraktikkan materi yang telah dipelajari. Setiap kelompok merias salah satu anggota kelompok dengan pendampingan langsung dari pemateri. Suasana pelatihan berlangsung aktif dan interaktif karena peserta dapat berdiskusi, bertanya, sekaligus mengasah keterampilan secara langsung.

Sebagai bentuk apresiasi atas keberanian dan kreativitas peserta, panitia memberikan hadiah kepada setiap kelompok yang berani menampilkan hasil praktik makeup di depan peserta lainnya. Kegiatan ini semakin menumbuhkan rasa percaya diri dan semangat peserta untuk terus belajar.
Ketua Bagian Keputrian PC Wanita LDII Babat, Nuril, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk pembinaan untuk membekali remaja putri dengan keterampilan yang bermanfaat sekaligus membangun karakter positif.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi bekal bagi remaja putri untuk terus mengembangkan kemampuan yang dimiliki. Tidak hanya belajar merias diri dengan baik sesuai syariat, tetapi juga membangun rasa percaya diri, kreativitas, dan jiwa mandiri sehingga suatu saat keterampilan ini dapat menjadi peluang usaha yang bermanfaat,” ujarnya.
Ketua PC Wanita LDII Babat, Maridartuti, Amd.Keb, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pembinaan remaja putri tidak hanya berfokus pada pembentukan akhlak, tetapi juga harus dibarengi dengan pengembangan keterampilan hidup yang bermanfaat.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sebagai wadah bagi remaja putri untuk mengembangkan potensi yang dimiliki. Dengan memiliki keterampilan, mereka akan lebih percaya diri, mandiri, dan siap menghadapi tantangan di masa depan. Harapannya, kemampuan yang diperoleh hari ini tidak berhenti sebagai hobi, tetapi dapat berkembang menjadi peluang usaha yang bernilai ekonomi tanpa meninggalkan nilai-nilai syariat Islam,” tutur Maridartuti.
Sementara itu, pemateri Siska Fitria mengaku senang dapat berbagi ilmu dengan para peserta yang dinilainya sangat antusias selama mengikuti pelatihan.
“Saya melihat semangat belajar para remaja Putri LDII Babat. Mereka tidak malu bertanya dan berani langsung mempraktikkan teknik yang saya ajarkan. Itu menjadi modal penting untuk terus berkembang.”

Ia menambahkan bahwa keterampilan makeup bukan sekadar mempercantik penampilan, tetapi juga dapat menjadi bekal untuk meraih kemandirian.
“Makeup adalah keterampilan yang bisa dipelajari siapa saja. Yang terpenting adalah terus berlatih, memahami karakter wajah, dan tetap menjaga etika dalam berhias. Jika ditekuni dengan sungguh-sungguh, keterampilan ini bisa menjadi peluang usaha yang menjanjikan sekaligus memberikan manfaat bagi orang lain,” jelas Siska.
Salah satu peserta, Qisty, mengaku mendapatkan banyak pengalaman baru melalui kegiatan tersebut.
“Saya senang karena tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga langsung praktik. Awalnya masih ragu, tetapi setelah dibimbing pemateri saya jadi lebih percaya diri. Apalagi ada hadiah yang membuat kami semakin semangat mengikuti kegiatan sampai selesai,” ungkapnya.
Peserta lainnya, Friska, juga merasakan manfaat yang besar dari pelatihan tersebut.”Pelatihannya seru dan menyenangkan. Kami belajar bersama dalam kelompok sehingga bisa saling membantu saat praktik. Saya jadi tahu teknik makeup yang benar dan berharap nanti bisa terus berlatih di rumah bahkan mengembangkannya menjadi keterampilan yang bermanfaat,” katanya.
Melalui Beauty Skill Training for Teens, PC Wanita LDII Babat berharap dapat melahirkan remaja putri yang tidak hanya mampu merawat dan menampilkan diri dengan baik sesuai syariat Islam, tetapi juga memiliki keterampilan, rasa percaya diri, jiwa kewirausahaan, serta karakter yang kuat. Kegiatan ini menjadi salah satu wujud komitmen PC Wanita LDII Babat dalam membina generasi penerus yang profesional religius dan siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.






















