Babat (30/6) PC Pemuda LDII Babat menggelar kegiatan kemandirian bidang kuliner dengan olahan menu ayam geprek dan lele krispi yang diolah langsung oleh para peserta. Kegiatan yang berlangsung dengan penuh semangat tersebut diikuti oleh peserta dari berbagai PAC di wilayah PC LDII Babat pada hari Senin (8/6)
Pembina kegiatan, Suhermanto, menyampaikan bahwa program kemandirian merupakan salah satu upaya pembinaan generasi muda agar memiliki keterampilan yang dapat menjadi bekal di masa depan.
“Generasi muda perlu dibekali keterampilan dan jiwa mandiri sejak dini. Melalui kegiatan seperti ini, mereka belajar bekerja keras, bertanggung jawab, berinovasi, dan tidak bergantung kepada orang lain. Harapannya, kelak mereka mampu menciptakan peluang usaha dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Salah satu peserta, Azka dari PAC LDII Kebalandono, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, program kemandirian memberikan pengalaman baru yang bermanfaat dan menambah wawasan dalam bidang kuliner.
“Saya senang bisa belajar memasak bersama teman-teman. Selain menambah keterampilan, kegiatan ini juga mengajarkan kerja sama dan tanggung jawab. Semoga ke depan saya bisa mempraktikkan ilmu yang diperoleh untuk kegiatan yang lebih bermanfaat,” tuturnya.
Hal senada disampaikan oleh Naufal dari PAC LDII Sogo. Ia menilai kegiatan kemandirian menjadi sarana yang baik untuk melatih kreativitas dan kepercayaan diri generasi muda.
“Melalui kegiatan ini saya belajar bahwa memasak tidak hanya tentang membuat makanan, tetapi juga bagaimana bekerja dalam tim, mengatur proses kerja, dan menghasilkan produk yang berkualitas. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai bekal di masa depan,”ungkapnya.

Melalui program kemandirian ini, Pemuda Pemudi LDII PC Babat berharap dapat terus menumbuhkan generasi muda yang profesional religius, mandiri, kreatif, dan memiliki semangat berwirausaha. Dengan keterampilan yang dimiliki, generasi penerus diharapkan mampu menghadapi tantangan zaman sekaligus memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat.























