Home / Lamongan / Ikuti Rukyatul hilal 1 Dhulhijjah 1443 H, Ketua LDII Lamongan Ajak Hargai Perbedaan

Ikuti Rukyatul hilal 1 Dhulhijjah 1443 H, Ketua LDII Lamongan Ajak Hargai Perbedaan

Ketua DPD LDII Lamongan H. Agus Yudi Sekretaris H. Mulyono dan Kordinator Bagian Litbang  Sunandar mengikuti Rukyatul hilal penentuan awal bulan dhulhijjah 1443 H tahun 2022 di Tanjung Kodok Lamongan.

Sidang Itsbat Rukyatul Hilal untuk penetapan awal Dzulhijjah 1443 H digelar pad rabu (29/6/2022) pukul 17.00 WIB. Sidang digelar di Markas Auditorium Tanjung Kodok Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan.

Hadir pada acara tersebut, Wakil Bupati, Pejabat Kementerian Agama Kabupaten Lamongan, Para Perukyat, Forkopimda, Jajaran Ormas PBNU, Muhammadiyah dan LDII. Pada sidang isbath, Ketua Pengadilan Agama Lamongan Drs. H. Abdurahman, S.H., M.H. memimpin proses persidangan sebagai Ketua Majelis serta Drs. H. Moh. Fadli, S.H., M.A. dan Drs. H. M. Bisyri, S.H., M.H. selaku Hakim Anggota dan Mazir S.Ag., M.Si selaku panitera pengganti pada sidang tersebut.

Hasil Rukyatul hilal saat matahari terbenam (Ghurub al-Syams), tinggi hilal +02°12’30.86” dengan umur hilal +00;07’13”. Maka hasil tersebut belum sesuai dengan standar yang ditetapkan Menteri-Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia dan Singapura (MABIMS) yakni bulan dinilai sudah masuk bulan baru saat ketinggian hilal minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.

Dari hasil tersebut majelis hakim menyatakan hilal awal Dzulhijjah 1443 H tidak terlihat dalam rukyatul hilal di Tanjung Kodok Lamongan. Sehingga 1 Dzulhijjah 1443 H ditetapkan jatuh pada hari Jumat 1 Juli 2022 dan Idul Adha jatuh pada Minggu, 10 Juli 2022.

Ketua LDII Lamongan, H. Agus Yudi mengatakan “LDII Lamongan mengikuti hasil sidang isbat penentuan 1 Dhulhijjah 1443 H oleh pemerintah dan akan mengadakan sholat idul Adha pada Minggu tanggal 10 Juli 2022 yang dilanjutkan dengan penyembelihan hewan qurban”.

“Adapun adanya perbedaan penentuan 1 Dhulhijjah 1443 dengan Saudara kita Muhammadiyah, hal itu kita anggap biasa jangan dijadikan perpecahan, Marilah kita menghormati dan menghargai perbedaan,” pungkas H. Agus Yudi.

About LDII Lamongan

Check Also

Rukun & Kompak, Masyarakat Desa KendalKemlagi Bantu Pengecoran Masjid LDII

Karanggeneng (14/1) – Masyarakat Desa KendalKemlagi Kecamatan Karanggeneng Kompak bersama-sama membantu pengecoran masjid LDII Muhlishinalahuddin …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *