Lamongan (22/10). Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025 yang mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia”, Lembaga Pendidikan Budi Luhur menyelenggarakan upacara khidmat sebagai bentuk penghormatan terhadap peran santri dalam menjaga kemerdekaan dan membangun peradaban berbasis nilai-nilai Islam.
Upacara dilaksanakan di halaman sekolah mulai pukul 07.00 WIB, diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan staf dengan mengenakan busana santri seperti sarung, peci, dan gamis putih. Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Hari Santri, serta ikrar santri yang menggugah semangat kebangsaan.

Dalam sambutannya, Bapak Sucipto selaku Ketua Yayasan Budi Luhur menyampaikan bahwa Hari Santri adalah momentum penting untuk meneguhkan kembali semangat perjuangan dan kontribusi santri dalam membangun bangsa melalui pendidikan. Beliau juga menekankan pentingnya program unggulan Yayasan, yaitu “29 Karakter Luhur” yang ditanamkan kepada setiap siswa sebagai pondasi akhlak dan kepribadian. “Santri adalah penjaga nilai, pelopor perubahan, dan pewaris semangat ulama. Melalui pendidikan karakter, kita mengawal kemerdekaan dan menyiapkan generasi menuju peradaban dunia,” ujar beliau.
Setelah upacara, seluruh warga sekolah mengikuti kegiatan makan tumpeng bersama sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan. Hidangan tumpeng disajikan secara sederhana namun penuh makna, mencerminkan filosofi hidup yang selaras dengan nilai-nilai santri: rendah hati, bersyukur, dan saling menghormati.

Peringatan Hari Santri Nasional tahun ini menjadi pengingat bahwa perjuangan santri tidak berhenti di masa lalu, tetapi terus berlanjut melalui pendidikan, akhlak, dan kontribusi nyata dalam membangun masa depan bangsa.























