Lamongan (11/8). Semangat gotong royong dan kepedulian lingkungan mewarnai halaman Masjid PAC LDII Kebalandono, Sabtu sore (2/8). Puluhan generasi penerus (Generus) dari TPQ Al-Khasan, dengan sapu, kain pel, dan senyum mengembang, bergerak serempak membersihkan area masjid dan sekitarnya. Kegiatan ini menjadi bagian dari penerapan 29 Karakter Luhur LDII sekaligus mendukung Program Kerja Bakti Nasional LDII 2025 yang digagas DPP LDII Pusat.
Aksi bersih-bersih tersebut dipimpin oleh Kepala TPQ Al-Khasan, Achmad Zudianto. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas kebersihan, tetapi sarana pembentukan karakter yang akan melekat pada diri generasi muda.
“Kami ingin anak-anak dan remaja memahami bahwa kebersihan adalah bagian dari iman. Melalui kegiatan ini, mereka belajar disiplin, tanggung jawab, serta kerja sama. Ini adalah investasi jangka panjang untuk membentuk generasi emas yang peduli lingkungan dan siap berkontribusi positif di masyarakat,” ujar Achmad Zudianto.

Para Generus TPQ Al-Khasan dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil. Ada yang menyapu lantai utama masjid, ada yang mengelap kaca jendela, sementara sebagian lainnya membersihkan halaman dan taman. Dengan peralatan sederhana, mereka bekerja penuh semangat di bawah pengawasan guru dan para orang tua.
Aksi ini selaras dengan salah satu misi LDII dalam membentuk generasi penerus yang unggul secara moral, intelektual, dan sosial. Penerapan 29 Karakter Luhur LDII, seperti kerukunan, kebersihan, kerja sama, hemat, jujur, dan tanggung jawab, menjadi dasar dari seluruh aktivitas pembinaan generasi penerus LDII.
“Karakter luhur itu bukan hanya diajarkan di kelas, tapi juga dipraktikkan. Bersih-bersih masjid adalah contoh sederhana, tapi dampaknya besar untuk melatih jiwa peduli dan kebersamaan,” tambah Achmad Zudianto.

Selain membersihkan masjid, Generus juga diajak untuk memilah sampah organik dan anorganik sebagai upaya kecil mendukung gerakan zero waste. Langkah ini diharapkan dapat membentuk kebiasaan positif yang berkelanjutan di kalangan generus.
Kegiatan yang berlangsung sekitar satu jam ini diakhiri dengan doa bersama dan makan-makan. Wajah lelah namun penuh kepuasan terlihat di setiap generus. Bagi mereka, membersihkan masjid bukanlah pekerjaan berat, melainkan bentuk ibadah dan pengabdian.

Melalui kegiatan ini, TPQ Al-Khasan berharap generasi penerus LDII tumbuh menjadi pribadi yang religius, cinta kebersihan, dan mampu menjadi teladan di masyarakat. Aksi sederhana ini menjadi bukti bahwa membentuk karakter luhur bisa dilakukan mulai dari hal kecil, namun konsisten. (Zoga – LINES Babat)























