Sukodadi (16/11). PC Wanita LDII Sukodadi mengadakan pelatihan pembuatan dimsum bertema “Makanan Kekinian yang Menyehatkan” pada hari Minggu (16/11) di kompleks Masjid An-Namiroh Sukodadi. Kegiatan ini diikuti oleh 60 wanita muda dari berbagai desa di Kecamatan Sukodadi dengan tujuan memperkenalkan makanan kekinian yang menyehatkan sekaligus memberikan bekal wirausaha di bidang kuliner.
Sebagai pemateri pelatihan, Ria Martica menjelaskan bahwa makanan menyehatkan tidak selalu memiliki tampilan biasa, tetapi dapat dikemas menjadi sajian kekinian yang memiliki nilai ekonomi. Menurutnya, salah satu contoh makanan kekinian yang mudah dibuat sekaligus menyehatkan adalah dimsum.
“Supaya dimengerti bahwa makanan kekinian yang menyehatkan sekaligus memiliki nilai ekonomi ada banyak jenisnya, tetapi kami memberikan pelatihan pembuatan dimsum karena banyak yang menyukai makanan ini,” ucap Ria.
Lebih lanjut, Ria menjelaskan bahwa bahan pembuatan dimsum mudah didapatkan di toko maupun pasar terdekat. Selain itu, cara pembuatannya yang sederhana, namun digemari banyak orang, menjadi nilai tambah tersendiri bagi dimsum.
“Insya Allah, dimsum mudah dalam pembuatan sekaligus mudah untuk dijual,” tutup Ria.

Di sisi lain, peserta pelatihan juga merasakan manfaat langsung dari kegiatan tersebut. Fifi Isrina Amala, peserta dari Desa Sukodadi, mengaku pelatihan pembuatan dimsum memberikan inspirasi bagi dirinya untuk mencoba berwirausaha. “Alhamdulillah, pelatihan ini memberikan saya ide untuk memulai bisnis,” ucap Fifi.
Senada dengan Fifi, Aprilia Dwi Maharani, peserta dari Desa Kadungrembug, merasa kini lebih mudah untuk membuat masakan kekinian yang sehat. “Insya Allah, saya bisa membuat lagi dimsum kekinian yang menyehatkan di rumah,” ujar Aprilia.
Sementara itu, Ketua PC Wanita LDII Sukodadi, Zuliatin, memberikan apresiasi terhadap pelatihan membuat dimsum tersebut. Menurutnya, sebagai calon ibu, bekal memasak akan sangat menunjang dalam kegiatan berumah tangga sekaligus menjaga kesehatan keluarga.
“Kami memberikan apresiasi kepada panitia dan peserta yang sudah mendukung dan mengikuti pelatihan membuat dimsum ini. Semoga hasil pelatihan ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan mencetak wirausaha muda,” ucap Zuliatin.























