Lamongan (19/11). Kiprah penyuluh pertanian asal Lamongan kembali menorehkan prestasi membanggakan. Wakil Sekretaris DPD LDII Lamongan, Kartono, menerima apresiasi sebagai Penyuluh Pertanian Inovatif dari Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi. Penghargaan tersebut diberikan dalam acara Temu Wicara Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Petani yang digelar Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian di Aula Gajah Mada Pemkab Lamongan, Senin (17/11). Penghargaan ini menjadi bentuk motivasi sekaligus pengakuan atas dedikasi para pelaku pertanian yang terus berinovasi meningkatkan produktivitas pangan daerah.
Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Pak Yes memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh insan pertanian yang telah berperan besar menjaga ketahanan pangan Lamongan. “Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat Lamongan, terkhusus para petani, penyuluh, peneliti, Dinas Pertanian, camat, stakeholder, dan semua yang terlibat dalam sektor pertanian,” ujarnya. Ia menekankan pentingnya sinergi dan solidaritas seluruh elemen untuk mendorong hasil pertanian yang semakin optimal. Saat ini, Lamongan tercatat memiliki capaian luas tanam mencapai 67 persen pada bulan November, menunjukkan kemajuan signifikan sektor pertanian daerah.

Sementara itu, Ketua DPD LDII Lamongan, H. Agus Yudi, turut menyampaikan selamat atas apresiasi yang diterima Kartono. Menurutnya, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa LDII Lamongan aktif berkontribusi dalam pengembangan pangan dan pertanian, yang merupakan salah satu program prioritas dalam 8 Bidang Pengabdian LDII untuk Bangsa.
Pemuda LDII Lamongan beberapa kali mengadakan pelatihan hidroponik untuk generasi milenial, seperti Kegiatan Tanam Akrab di Glagah dan pelatihan hidroponik di Sugio—di mana Kartono turut menjadi narasumber.
Kartono sendiri bukan sosok baru dalam dunia inovasi pertanian. Ia pernah meraih Juara II Lomba Karya Tulis Ilmiah Inovasi Teknologi Pertanian Kementerian Pertanian 2014, Penyuluh Pertanian Teladan Kabupaten Lamongan 2015, dan Juara II Karya Tulis Perkoperasian 2016.
Selain itu, Kartono juga aktif sebagai narasumber pada berbagai acara pelatihan berbasis pertanian, diantaranya pelatihan pembuatan pupuk organik, pelatihan hidroponik, pelatihan pembuatan asap cair, pengemasan produk pertanian, budidaya sayuran di pekarangan (urban farming), dan pembuatan olahan herbal instan.
Penghargaan terbaru ini menjadi penegas dedikasinya dalam memajukan pertanian Lamongan.























