Lamongan (23/11). Pengurus Wanita LDII Kabupaten Lamongan melaksanakan kegiatan turba (turun ke bawah) secara serentak di berbagai PC dan PAC pada hari Minggu (23/11). Salah satu titik pelaksanaan berlangsung di Masjid Baitul Firdaus Kebalandono, dipandu oleh Khomariyah dan Fitri. Kegiatan ini berlangsung meriah dan dihadiri oleh Wanita LDII setempat dengan antusiasme yang tinggi, terlihat dari kehadiran yang penuh, suasana yang hidup, serta partisipasi aktif dalam setiap sesi penyampaian materi.
Dalam pemaparannya, Khomariyah dan Fitri menegaskan kembali pentingnya peran perempuan LDII dalam keluarga dan organisasi. Mereka menyampaikan bahwa perempuan memiliki tugas strategis sebagai pendukung jalannya program PC dan PAC, menjaga kekompakan warga, serta menjadi penggerak kegiatan sosial dan keagamaan. Perempuan dipandang sebagai pilar utama ketahanan keluarga sekaligus penguat kokohnya struktur organisasi LDII di berbagai tingkatan.
Materi turba juga menyoroti tugas ibu sebagai pendidik pertama bagi anak-anak. Khomariyah menjelaskan bahwa rumah adalah madrasah awal bagi anak, sehingga keteladanan seorang ibu sangat memengaruhi karakter generasi penerus. “Pendidikan awal bagi anak anak adalah ibu, keteladan sikap menjadi hal yang pertama kali dipelajari oleh si anak dari ibunya,” ujar Khomariyah.
Sementara itu, Fitri menekankan peran ibu dalam menjaga gizi keluarga. Menurutnya, seorang ibu harus mampu memastikan bahwa makanan yang dikonsumsi keluarga bergizi seimbang agar anak-anak tumbuh sehat, kuat, dan cerdas. “Ibu menjadi pintu gerbang gizi keluarga dan pencegah stunting,” ucap Fitri.
Ketua PC Wanita LDII Babat, Hj. Mardiartuti, A.Md.Keb., turut menyampaikan apresiasi bagi para wanita yang hadir dengan penuh semangat. Mereka menilai bahwa tingginya antusiasme peserta menunjukkan kepedulian yang besar terhadap peningkatan peran perempuan LDII di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Mereka berharap ibu-ibu semakin aktif mendukung program LDII serta mampu menerapkan nilai pembinaan dalam kehidupan sehari-hari. “LDII sebagai organisasi sosial keagamaan mendukung pentingnya peran wanita dalam pembinaan generasi muda berakhlak dan mendukung penyokong keluarga berdaya,” ucap Mardiartuti.
Ketua Wanita LDII Lamongan, Hj. Lastri Wahyuningsih, dalam pernyataannya menyampaikan penghargaan atas pelaksanaan turba serentak ini. Beliau menegaskan bahwa perempuan LDII memiliki peran yang sangat penting dalam membina keluarga, membentuk generasi yang berakhlak baik, serta menjaga keharmonisan rumah tangga. “Kami berharap kegiatan seperti ini terus terlaksana secara berkelanjutan sebagai upaya memperkuat pembinaan perempuan LDII di seluruh wilayah Lamongan,” jelas Lastri.
Kegiatan turba di Masjid Baitul Firdaus Kebalandono berlangsung lancar, hangat, dan penuh kekompakan. Dengan antusiasme ibu-ibu yang begitu besar, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran perempuan LDII sebagai pendidik keluarga, penggerak organisasi, dan penjaga kesehatan keluarga, sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan perempuan di lingkungan LDII Lamongan. (Cindy_LINES Babat)























