Lamongan (30/12) Pengurus dan perwakilan siswa PERSINAS ASAD dari tiga kabupaten, yaitu Lamongan, Nganjuk, dan Sidoarjo, menggelar kegiatan silaturahmi bersama pada Jumat (27/12). Kegiatan ini dilaksanakan di Padepokan PERSINAS ASAD Budi Luhur, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan.
Pengurus PERSINAS ASAD Kabupaten Lamongan, Rohmat menyampaikan silaturahmi ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antar pengurus dan siswa PERSINAS ASAD lintas kabupaten, sekaligus memperkuat koordinasi dalam pembinaan dan pengembangan pencak silat.
“Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan pengurus serta siswa dari masing-masing daerah dengan suasana yang penuh keakraban dan kekeluargaan,” ucap Rohmat
Rohmat menambahkan Ini menjadi ajang berdiskusi mengenai perkembangan organisasi, program pembinaan atlet, serta tantangan yang dihadapi PERSINAS ASAD di masing-masing kabupaten.
“Diskusi berlangsung dengan suasana terbuka dan saling berbagi pengalaman, sehingga diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan perbaikan ke depan,” jelas Rohmat.

Lebih lanjut Rohmat menjelaskan kegiatan silaturahmi seperti ini sangat penting untuk menjaga kekompakan dan soliditas organisasi. Dengan terjalinnya komunikasi yang baik antar daerah, pembinaan pencak silat dapat berjalan lebih terarah dan selaras dengan visi organisasi.
“Kegiatan silaturahmi ini bukan hanya sekadar pertemuan, tetapi menjadi sarana untuk memperkuat persaudaraan, menyamakan persepsi, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam membesarkan PERSINAS ASAD,” ujar Rohmat.
Para siswa yang hadir juga menyambut baik kegiatan ini. Mereka merasa mendapatkan motivasi tambahan serta wawasan baru dari interaksi dengan pesilat dan pengurus dari kabupaten lain. Selain itu, silaturahmi ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat sportivitas dan kebersamaan di antara generasi muda PERSINAS ASAD.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, PERSINAS ASAD dari Kabupaten Lamongan, Nganjuk, dan Sidoarjo berkomitmen untuk terus menjaga sinergi dan kerja sama yang baik. Ke depan, diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya memperkuat organisasi dan mencetak pesilat yang berprestasi, berakhlak mulia, serta menjunjung tinggi nilai persaudaraan.























